Hati-Hati! Facial Berisiko Tularkan HIV, Begini Faktanya


SURATKABAR.ID – Baru-baru ini, seorang influencer bernama Andrea Gunawan dengan akun Instagram @catwomanizer menghebohkan publik dan media sosial. Ia memposting screen shoot dari salah satu pesan yang diterimanya. Postingan story Instagram itu menceritakan seseorang yang terkena Human Immunodeficiency Virus (HIV) setelah melakukan perawatan facial.

Sang pengirim pesan bercerita ke Andrea bahwa dirinya tak pernah berhubungan intim selain dengan suaminya di postingan tersebut. Meski begitu, ia tiba-tiba saja malah terinfeksi HIV, padahal suaminya pun negatif HIV.

Mengutip laporan Kumparan.com, Selasa (25/09/2018), ia juga mencantumkan penjelasan dokter yang mengatakan kemungkinan dirinya tertular HIV melalui perawatan facial yang dilakukannya.

“Karena saya belum pernah ke dokter gigi atau terkena jarum suntik bergantian (drugs) tapi saya bisa satu bulan satu kali facial dulunya,” demikian si pengirim cerita yang tak diketahui namanya itu menuliskan kisahnya.

Baca juga: Tempati Peringkat Ke-2 Terbawah Setelah Afrika, Indonesia Darurat Matematika!

Bisa, Jika Peralatan Facial Tidak Steril

Dalam postingan itu, ia juga memaparkan, dokternya mengatakan peralatan yang digunakan di tempatnya melakukan treatment facial tak steril. Dokternya juga mengatakan pemencetan jerawat berhubungan dengan darah.

“Memang kasus saya ini tergolong rare case tapi bisa dijadikan contoh kalau mau cari tempat facial jangan segan untuk tanya,” imbuhnya.

Reporter berusaha mencari tahu apakah kasus yang disebutkan bisa benar-benar terjadi, bahwa Facial dapat menularkan HIV.

Berdasarkan hasil wawancara dengan dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Melyawati Hermawan, SpKK, ternyata kemungkinan itu bisa saja terjadi karena melibatkan cairan tubuh. Misal, saat pemencetan jerawat yang notabene mengeluarkan nanah dan darah.

“Mungkin saja. Tergantung facial treatment-nya. Kembali lagi, sampai saat ini belum ada standarisasi tindakan facial itu seperti apa ya,” jelas Meliawati di kawasan Serpong, Tangerang, Senin (24/09/2018).

Dr. Melyawati mengingatkan untuk selalu memastikan sterilisasi dari jarum dan peralatan lain yang melibatkan kontak langsung dengan cairan tubuh.

“Buka baru. Kalau bisa lihat dengan mata kepala kita sendiri gitu kan,” tandasnya.

Ia kemudian menyarankan agar para wanita untuk memilih tempat perawatan wajah yang terpercaya.

“Dari alat memencetnya juga butuh steril,” tegasnya kemudian.