Santap Soto Rp 5 Ribuan di Solo, Sandiaga Singgung Tempe Setipis ATM


     

    SURATKABAR.ID – Setelah penentuan nomor urut capres-cawapres untuk Pilpres 2019 mendatang, Sandiaga Uno memutuskan melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

    Kota yang pertama kali disambangi oleh Sandiaga adalah kota kelahiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) yaitu Solo.

    Sandiaga tiba di Solo pada Sabtu (22/9/2018) sekitar pukul 8 pagi. Didampingi Ketua Umum Partai Amanat Nasional Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sofyan Anif dan sejumlah tokoh lain, Sandiaga langsung menuju kawasan Pasar Kembang (Sarkem) di Jalan dr Radjiman.

    Setibanya di Sarkem, Sandiaga memutuskan sarapan di salah satu lapak pedagang kaki lima (PKL). Ia mengunjungi warung soto ayam kampung milik Pak Timbul.

    Baca juga: Menohok! Komentari Label Ulama Sandiaga, PSI: Ini Bukti Timses Prabowo Tak Mampu Jual Prestasi Cawapresnya

    Mengetahui kedatangan Sandiaga, warga langsung berkerumun. Tak sedikit yang meminta foto bersama Sandiaga. Sembari menunggu pesanan datang, Sandiaga pun melayani permintaan warga.

    Setelah berfoto, pria berkacamata ini mengambil tempe goreng yang terhidang di hadapannya. Ia pun sempat berkelakar mengenai tempe setipis ATM.

    “Disini tempenya tidak setipis ATM,” ujar Sandiaga disambut tawa yang lain.

    Tak lama kemudian, soto pesanannya pun tiba. Sandiaga segera menyantap kuliner khas Solo tersebut. Ia tampak lahap saat menikmati sotonya.

    “Saya baru pertama kali ini mencoba bersama Bang Zul (Zulkifli Hasan), dan rasanya maknyus sekali,” tutur Sandiaga, dikutip dari jawapos.com, Sabtu (22/9/2018).

    Ia mengaku, selama ini memang lebih suka soto Gading atau Kirana. Namun, pada kesempatan kali ini ia ingin mencoba yang lain. Sandiaga pun sempat berbincang dengan penjual soto Pak Timbul. Ia menanyakan soal soto ayam kampung yang dibanderol dengan harga Rp 5 ribu tersebut.

    “Pak Timbul tadi mengatakan, kalau harga dinaikkan tidak ada yang membeli. Makanya dia kurangi porsinya tapi harga tetap,” ujar Sandiaga.

    Sementara Timbul sendiri mengaku terkejut lapaknya didatangi Sandiaga dan rombongannya. Ia tak menyangka warung sotonya yang ada di pinggir jalan bakal didatangi cawapres.

    “Saya tidak menyangka kalau pak Sandi makan soto di sini. Mengenai harganya memang dari dulu sudah Rp 5.000,” ujar Timbul.