Dikenal Sebagai Jebolan Indonesian Idol, Alasan Dede Nekat Satroni Mobil Bikin Ngelus Dada


    SURATKABAR.ID – Dede Richo Ramalinggam merupakan finalis Indonesian Idol 2008. Masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai Richo Idol.

    Namun, kini pria yang disapa Dede ini ditangkap pihak berwajib karena melakukan kejahatan. Ia bersama sang kakak yang bernama Deny kerap membobol mobil untuk menguras isinya.

    Bahkan, Dede dan Deny diketahui telah lama beroperasi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Sedikitnya, mereka telah beroperasi di 10 TKP (tempat kejadian perkara).

    Menurut kedua pelaku, mereka nekat membobol mobil dan menguras isinya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dede juga mengaku terpaksa mencari nafkah dengan cara mencuri karena tak bekerja.

    “Buat biaya anak sekolah di pesantren, sekarang sudah tidak bekerja. Tadinya menyanyi,” aku Dede, dilansir jpnn.com, Kamis (20/9/2018).

    Baca juga: Terlalu! Cuma Gara-Gara Mahar Pernikahan Kelewat Sedikit, Ayah Mertua Dibantu Ipar Tega Lakukan Hal Brutal Ini

    Menurut mantan penyanyi ini, ia melakukan aksinya dengan belajar dari Youtube. “Belajar dari youtube, terus dipraktikan. Saya di sini eksekutor, abang saya jokinya,” katanya.

    Sementara itu, menurut Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, pelaku kakak beradik ini telah melakukan aksinya puluhan kali. “Dari pengembangan, sementara mereka mengakui sudah beroperasi di 10 TKP,” terang Ferdy.

    Menurut Ferdy, aksi Dede dan Deny telah dilakukan 10 bulan terakhir. Laporan terbaru yang diterima polisi adalah pencurian pada 15 September 2018 lalu.

    “Terakhir korban kejahatan pelaku melapor, kejadiannya pada Sabtu 15 September di sebuah restoran cepat saji di BSD. Saat itu satu tas berisi video drone berhasil dicuri dari mobil korban,” katanya.

    Dari laporan ini, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Dede dan Deny. Dede juga sempat dihadiahi timas panas karena melawan saat akan ditangkap.

    “Pelaku melakukan perbuatanya dengan cara mencongkel kaca mobil atau memecahkan kaca mobil dengan pecahan keramik dan busi atau mencongkel dengan mata besi yang sudah dimodifikasi, setelah pecah pelaku kemudian mengambil barang milik korban yang ada di dalam mobil,” tutur Ferdy.