Maksud Hati Hendak Pelet Mantan, Siswi SMA Ini Malah ‘Dilahap’ Dukun. Kronologinya Bikin Muntab!


SURATKABAR.ID – Seorang dukun yang diketahui bernama Poli di Merangin, Jambi diamankan aparat kepolisian dan digiring ke Mapolres Merangin setelah melakukan perbuatan tak senonoh terhadap seorang siswi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial MI (17).

Awal kejadian, seperti dihimpun dari Tribunnews.com pada Senin (17/9/2018), bermula ketika hubungan asmara MI diakhiri oleh sang kekasih beberapa waktu lalu. Merasa masih terlalu cinta, MI menolak diputuskan. Ia pun nekat meminta bantuan dukun yang merupakan orangtua temannya.

Cinta MI terhadap sang mantan masih begitu besar dan ia menginginkan mantan pacarnya itu kembali ke pelukannya. Poli menyanggupi permintaan MI, namun dengan rangkaian persyaratan khusus yang harus ditaati siswi malang tersebut sebelum melakukan ritual pelet.

Adapun syarat yang diajukan dukun adalah berhubungan badan. Tak ingin kehilangan kesempatan mendapatkan kembali sang pujaan hati, MI tanpa pikir panjang langsung menerima syarat dari si dukun. Namun meski sudah dicavuli pelaku berkali-kali, sang mantan tak juga kembali ke dekapannya.

Perbuatan pelaku akhirnya terbongkar. Pihak keluarga MI segera melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Di hadapan polisi, Poli mengakui tindakannya terhadap MI yang merupakan teman dari anaknya sendiri.

Baca Juga: Biadab! Diculik di Depan Sang Ayah, Gadis Ini ‘Digilir’ 12 Orang Selama 8 Jam Sampai Tenggorokannya…

“Ya dia itu teman anak saya masih duduk di bangku sekolah, saat itu dia ada masalah dengan pacarnya dan minta bantuan saya untuk dipelet biar pacarnya itu kembali kepadanya. Ya saya bilang akan saya coba membantunya,” ujar Poli di Polres Merangin.

Kasat Reskrim Polres Merangin Iptu Khairunas buka suara terkait kasuspencabulan yang menimpa MI. Ia mengungkapkan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, baik terhadap pelaku, korban, maupun saksi mata.

Dan mirisnya, kasus dukun yang dengan teganya melakukan aksipencabulan terhadap kliennya yang meminta bantuan ternyata bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya kasus serupa dilaporkan terjadi di Luwu, Sulawesi Selatan.

Adalah Sudarmin, seorang pria berusia 39 tahun. Ia bermodus sebagai dukun untuk menggagahi korban siswi SMP yang diketahui berinisial SP. Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur sebelum digiring ke Mapolres Luwu, pada Jumat (24/8) lalu.