PKS Sebut Sandiaga Sebagai Ulama, PSI: Ini Menggelikan dan Menyebalkan


    SURATKABAR.ID Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli berkomentar pedas perihal penyataan kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang dianggap mempermaikan ulama.

    Guntur menilai jika penyataan tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tentang sosok Sandiaga Uno sudah tersebut cukup menggelikan dan juga menyebalkan.

    “9 Agustus Presiden PKS menyebut Sandiaga Uno santri post-islamisme, kini tokoh PKS Hidayat Nur Wahid sudah mengangkat Sandiaga Uno jadi ulama, ini menggelikan dan menyebalkan,” kata Guntur dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/9/2018), dikutip dari tempo.co.

    Guntur lantas menyinggung perihal Ijtima Ulama I yang memebrikan rekomendasi kepada Prabowo untuk memilih pendamping di Pilpres 2019 mendatang dari kalangan ulama. Namun ternyata rekomendasi tersebut tidak dilakukan dan kemudian muncul Ijtima Ulama 2. Menurut Guntur, hal itu memberikan gambaran bahwa kubu Prabowo hanya mempermaikan ulama.

    Baca Juga: Sandiaga Dilabeli Ulama, KH Ma’ruf Amin Lontarkan Komentar Singkat Nan Menohok

    Ia kemudian mengatakan bahwa ulama yang asli ada di kubu Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, KH Ma’ruf Amin yang menjadi cawapres Jokowi adalah ulama asli karena pernah menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais Aam PBNU yang didukung ulama betulan.

    “Bukan ulama jadi-jadian seperti Yusuf Martak, pengusaha real estate dan jasa umroh yang tiba-tiba jadi ulama menjelang Pilpres, ini lucu sekali,” ucapnya.

    Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyebut Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno adalah seorang ulama.

    Hidayat menurujuk pada Alquran Surat Al Fathir, definisi ulama adalah seorang yang paham akan ilmu pengetahuan (science).

    “Tentang ulama itu hanya ada dua penyebutan, satu dalam surat Al Fathir dan satu dalam surat As Syuro. Kedua-duanya justru ulama itu tidak terkait dengan keahlian ilmu agama Islam. Satu tentang ilmu sejarah yaitu dalam surat As Syu’ara, dan surat Al Fathir itu justru science, scientist,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9/2018), dikutip dari cnnindonesia.com.

    Mengacu pada definisi tersebut, Hidayat berpendapat jika Sandiaga adalah seorang ulama. “Pak Sandi itu ya ulama, dari kacamata tadi,” lanjut Hidayat.