Tegaskan Siap Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Prabowo Kritik Utang Luar Negeri. Jleb Banget!


SURATKABAR.ID – Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan diri siap berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia apabila berhasil memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pernyataan itu, dilansir dari laman JPNN.com pada Minggu (16/9/2018), disuarakan capres yang diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat (PD) tersebut dalam pembekalan calon anggota legislatif PAN.

“Kalau saya jadi presiden, saya siap menjadi alat untuk kepentingan rakyat (mencapai kesejahteraan), dan saya ingin koalisi yang permanen,” ujar Prabowo dalam acara yang digelar di Hotel Grand Paragon, Jakarta pada Minggu (16/9).

Secara khusus, Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada PAN karena telah mempercayai dirinya dengan memberi kesempatan maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan koalisi partai politik yang mendukungnya tak dibentuk sesaat jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ia menegaskan, sudah jauh sebelumnya, berawal dari pergaulan serta diskusi bertahun-tahun, hingga menumbuhkan komitmen serta tokoh berakal sehat.

Baca Juga: Optimis Menang, Amien Rais: Prabowo Akan Jadi the President of the Greatest Muslim Country in the World

“Hubungan ini bukan satu dua tahun, tapi hubungan pergaulan diskusi puluhan tahun. Karena itu, dalam suatu komitmen bersama ini, muncul tokoh yang punya akal sehat,” tutur mantan Danjen Kopassus tersebut dengan tegas.

Pria kelahiran 17 Oktober 66 tahun lalu ini juga mengakui bahwa Indonesia sejatinya memiliki banyak tokoh brilian. Namun tidak diseimbangkan dengan akal yang sehat, sehingga diragukan dapat mendengarkan suara hati rakyat dengan baik.

Dalam paparannya, Prabowo sempat menyinggung kinerja pemerintah. Menurutnya, pemerintahan yang ada saat ini seharusnya memiliki kemampuan mengelola kekayaan nasional sebaik mungkin. Bukan malah menjualnya ke luar negeri sampai menumpuk utang.

“Pemerintah harus bisa mengolah kekayaan nasional. Bukan mencari kesalahan, tapi kenyataannya kekayaan Indonesia dibawa terus ke luar negeri, yang tinggal adalah utang,” seloroh capres yang menggandeng Sandiaga Salahuddin Uno sebagai cawapres pendampingnya.

Akhir kata, Prabowo mengimbau kepada seluruh anggota partai koalisi beserta para calon legislatif PAN untuk sama-sama berjuang keras demi memenangkan Pemilu 2019 sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.