Tak Disangka! Ternyata Ini Rahasia Tetap Cantik dan Awet Muda Ala Rossa


SURATKABAR.ID – Sri Rossa Roslaina Handayani, atau yang lebih akrab terkenal dengan nama Rossa kini sudah menginjak usia yang 39 tahun. Tentulah umurnya tak bisa dibilang belia. Penyanyi cantik bersuara indah ini merasa bersyukur saat ada yang menyebutnya tampak awet muda. Ya, sudah bukan rahasia lagi jika pelantun debut lagu berjudul Nada-Nada Cinta ini terlihat jauh lebih muda ketimbang usia yang sebenarnya. Alhasil, banyak pihak yang bertanya-tanya, apa rahasianya?

Saat ditemui di Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (12/09/2018), Rossa membocorkan rahasia dibalik wajah awet mudanya itu.

“Ya Alhamdulillah kalau aku dibilang masih awet muda di usia yang ke 25 ini. Jadi sesuai lah sama umur ya, umurnya 25 look-nya 25, ha ha ha,” ucap Rossa berkelakar, mengutip laman Kompas.com, Kamis (13/09/2018).

“Alhamdulillah ini mungkin bisa buat investasi juga karena dari dulu perawatan dan satu lagi kayaknya maintaining happy mood,” lanjut mantan istri penggebuk drum grup band Padi tersebut menerangkan.

Pengendalian Emosi

Rossa menambahkan, pengendalian emosi dan suasana hati cukup memengaruhi kondisi kesehatan kulit wajahnya. Diakui Rossa, selama ini ia berusaha selalu menjaga suasana hatinya agar tetap merasa bahagia. Salah satunya yakni dengan berkumpul bersama teman-teman dekatnya.

Baca juga: Tak Hanya Pakai Heels, Ladies! 6 Trik Ini Bisa Bikin Badanmu Tampak Lebih Tinggi

“Jadi jangan dikit-dikit ‘aduh aku capek banget nih’ itu tuh kayak mengeluh, itu bikin muka kita jadi lebih lelah, sudah badannya lelah, mukanya lelah, jiwanya lelah, jadi ya udah lodoh deh kelihatannya,” tutur Rossa.

“Jadi kalau aku happy-happy terus, di sekeliling aku dan teman-teman aku juga senang bercanda dan kalau mereka lagi sedih aku berusaha bikin mereka happy, kalau aku sedih mereka bikin aku happy. Jadi positive vibe itu penting banget,” tandasnya menambahkan.

Bahagia, Kunci Sehat dan Awet Muda

Tubuh yang sehat dapat membuat setiap orang merasa bahagia, namun hal tersebut ternyata juga berlaku sebaliknya. Sebuah studi mengatakan bahwa bahagia juga merupakan kunci kesehatan yang lebih baik, demikian melansir laman LifeStyle.Kompas.com.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang menikmati hidup mereka cenderung dapat menjaga fungsi fisik mereka dengan lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak. Ini artinya, bisa dikatakan orang yang bahagia akan lebih awet muda.

Studi tersebut melibatkan lebih dari 3.000 orang di atas usia 60 tahun atau lebih tua di Inggris, dan mengikuti mereka selama delapan tahun.

Para periset lantas menanyakan peserta tentang kemampuan mereka menikmati hidup dengan memberikan penilaian terhadap kalimat-kalimat seperti, “Aku menikmati hal yang aku kerjakan” atau “Aku menikmati berada di dekat orang lain”.

Dengan teknik wawancara langsung, para peneliti juga menentukan apakah peserta mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas mereka sehari-hari, seperti bangun dari tempat tidur, memakai pakaian, atau mandi. Mereka juga melakukan tes kecepatan berjalan para peserta.

Hasilnya menunjukkan, peserta yang lebih bahagia cenderung dapat melakukan fungsi fisik dengan lebih baik pada usia tua. Bahkan hubungan itu tetap ada meski sudah disertakan faktor lain, seperti penuaan, gaya hidup, dan kondisi ekonomi.

Tak Bahagia Pengaruhi Kondisi Kesehatan

Studi yang dipublikasi dalam Canadian Medical Association Journal ini menunjukkan, orang yang mengaku paling tak bahagia dalam studi ini lebih dari 80 persen berkemungkinan mengalami penurunan fungsi fisiknya dibandingkan dengan orang yang bahagia. Begitu pula dengan kecepatan berjalan mereka.

“Seperti yang diduga, kesehatan yang buruk juga berhubungan dengan penurunan kadar kebahagiaan. Orang dengan penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, arthritis, stroke, dan depresi melaporkan kurang menikmati hidup mereka,” tukas Andrew Steptoe, peneliti studi sekaligus Direktur Institut Epidemiologi dan Pelayanan Kesehatan di University College London.

Terakhir, ia menambahkan, sebelumnya para peneliti telah menunjukkan jika orang lanjut usia yang lebih menikmati hidup cenderung bisa hidup lebih lama rata-rata selama delapan tahun.

“Studi ini menunjukkan, mereka juga ternyata lebih mampu mempertahankan kemampuan fisiknya,” cetus Steptoe.