Bersilaturahmi ke Pondok Pesantren, Prabowo Sanjung Kiai: Saya Tidak Menyangka


SURATKABAR.ID – Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto terang-terangan mengakui kehebatan berbahasa Inggris para santri yang mondok di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kekaguman tersebut diungkapkan Prabowo usai sebelumnya melakukan dialog secara langsung dengan santri-santri di sana, ketika berkeliling di area pesantren didampingi pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Kiai Ahmad Hisyam Syafa’at, Senin (10/9), diwartakan JPNN.com, Selasa (11/9/2018).

“Kalian sedang belajar kelas apa?” tanya mantan Danjen Kopassus tersebut di hadapan para santriwati.

Pertanyaan Ketua Umum PDD Partai Gerindra tersebut langsung dijawab dengan kompak oleh para santriwati dengan mengungkapkan bahwa mereka tengah belajar bahasa Inggris dan Arab.

Begitu mendengar jawaban tersebut, Prabowo segera mengajak para santriwati berdialog menggunakan bahasa Inggris. Sebagai awalan, ia melontarkan pertanyaan-pertanyaan sederhana, yakni menanyakan kabar para santriwati di kelas.

Baca Juga: Laoly Sebut #2019PrabowoPre Siden Siasat Nakal, Fadli Zon Geram: Jangan Mentang-Mentang

Usai mendapatkan jawaban menggunakan bahasa Inggris yang begitu fasih, Prabowo dengan senyuman terbentuk di wajahnya meminta salah satu santriwati untuk maju dan berdialog secara langsung dengan dirinya.

Adalah Laila, santriwati beruntung yang diajak berdialog secara langsung dengan Prabowo. Santriwati asal Banyuwangi tersebut terlibat obrolan seputar perkenalan awal, hingga sudah berapa lama menimba ilmu di Pondok Pesantren Darussalam.

Wow, great! You speak very good English,” puji Prabowo usai melakukan dialog bahasa Inggris dengan Laila.

Calon presiden yang diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat (PD) ini mengaku sangat senang dan bangga mengetahui kehebatan para santri dalam berdialong menggunakan bahasa Inggris.

“Ini luar biasa Kiai, saya tidak menyangka di Banyuwangi ada yang seperti ini,” pungkas Prabowo menghujani sanjungan kepada kiai di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi.

Di lain tempat, bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi istri mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ny Sinta Nuriyah di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Senin (19/9).

Langsung diterima oleh Sinta dan putrinya, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid, adapun maksud dari kunjungan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut adalah menyampaikan niatnya mengajak Yenny untuk bergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Sangiaga Uno.

Terkait hal tersebut, Yenny menegaskan dirinya masih membutuhkan waktu sebelum menjawab pinangan Sandiaga. “Beliau (Sandiaga) minta saya masuk ke tim pemenangan. Tapi nantilah, kalau orang NU itu diselesaikan semuanya melalui istikharah,” tutur Yenny di kediamannya, Jakarta Selatan, Senin (10/9).