Hilang di Hutan Tangkuban Perahu, Seorang Pria Ditemukan dengan Kondisi…

SURATKABAR.IDKusmana (40 tahun), warga asal Kampung Pojok Girang RT 03 RW 04, Desa Cikahuripan, Kabupaten Bandung Barat tersesat di sekitar hutan di atas kawah Tangkuban Perahu sejak Minggu (9/9/2018) pukul 16.00 WIB. Pihak keluarga melaporkan hal tersebut ke aparat kepolisian.

“Setelah keluarga menunggu hingga pukul 23.30 Wib. Akhirnya ketua RT/RW dan keluarga bersepakat mencari korban dengan menelusuri jejaknya,” ujar relawan Search and Rescue (SAR) Pasundan, dikutip Republika, Senin (10/9/2018).

Kusmana berpamitan kepada keluarga untuk jalan-jalan ke sekitar Tower Pertamina BJB, Cagar Alam BKSDA Subang sekitar pukul 16.00 sore.

Namun, karena tak kunjung pulang hingga tengah malam keluarga dibantu warga langsung mencarinya.

Menurutnya, hingga jam 02.30 Wib korban belum ditemukan sehingga tim terpaksa menghentikan pencarian. Pencarian diteruskan Senin (10/9/2018) dipimpin Kepala Desa Cikahuripan.

Baca juga: Astaga! Hilang 2 Pekan, Gadis Ini Malah Berhasil Selamat Usai Jadi ‘Buruan’ Beruang

Relawan itu mengungkapkan, sekitar pukul 09.30 Wib, Kusmana bisa ditemukan tim gabungan disamping Kawah Orok Cagar Alam BKSDA Subang dalam kondisi selamat.

Kemudian pukul 11.30 WIB, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk diberikan perawatan.

Ia menambahkan, operasi SAR kemudian dihentikan sebab korban sudah ditemukan. Sementara itu, tim gabungan pencarian orang hilang sudah kembali ke titik lokasi pertama pencarian dengan selamat.

Koordinator Humas Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor, menjelaskan bahwa pria yang hilang tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan sudah dibawa ke rumah korban.

“Sudah ditemukan, maka penutupan operasi SAR dinyatakan ditutup. Ini merupakan kinerja dari Potensi SAR Gabungan untuk mencari korban,” kata Joshua saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (10/9/2018).

Pada upaya pencarian, Kansar Bandung memberangkatkan satu Tim Rescue ke lokasi dan dilengkapi alat satu Rescue Car, satu set palsar mountenering, satu set alkom, dan satu unit tas medis.

SAR gabungan yang dikerahkan pada operasi pencarian tersebut ialah Kansar Bandung, Polsek Cisarua, Polsek Lembang, SAR Pasundan, dan masyarakat setempat.