Dapat Bimbingan SBY Atasi Kasus Aset Negara Rp 8 Miliar Lebih, Begini Pengakuan Roy Suryo


SURATKABAR.ID – Wakil Ketua Partai Demokrat (PD) Roy Suryo meyakini permasalahannya dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait kasus 3.336 barang yang merupakan aset milik negara dapat segera dirampungkan.

Roy Suryo, seperti yang dilansir dari laman Kompas.com pada Senin (10/9/2018), mengakui andil dari Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang turut turun tangan membantunya mengatasi persoalan yang beberapa waktu terakhit merebut perhatian masyarakat luas ini.

“Saya berterima kasih juga kepada Partai Demokrat, khususnya kepada Bapak SBY, meski peristiwa ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan urusan partai,” tutur Roy Suryo ketika dimintai konfirmasi pada Senin (10/9).

Ia mengungkapkan bahwa berkat arahan dan juga bimbingan yang diberikan SBY, dirinya sangat terbantu. “Namun arahan, bimbingan, dan bantuannya dalam menyikapi masalah ini sangat benar-benar membantu,” imbuh Roy.

Lebih lanjut, ia berharap arahan dari SBY dapat dilaksanakan sepenuhnya sehingga dapat membantu mempercepat penyelesaian polemik 3.336 barang milik negara (BMN) yang menurut Kemenpora ikut dibawa Roy saat dirinya menjabat sebagai Menpora pada tahun 2013-2014 lalu.

Baca Juga: Terkait Polemik Roy Suryo, Demokrat Beri Waktu 7 Hari Untuk Menyelesaikan

Selain itu, ia juga berkeinginan dengan tuntasnya polemik yang menjerat namanya ini dapat memberikan titik terang kepada masyarakat luas mengenai apa yang terjadi sebenarnya di balik kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan batas waktu kepada wakil ketuanya untuk sesegera mungkin menyelesaikan persoalan aset negara selama 7 hari, terhitung sejak Jumat (7/9).

Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, seperti yang diketahui, mendapatkan surat dari Kemenpora yang menuntut dirinya segera menyerahkan kembali barang milik negara sejumlah 3.226 unit.

Adapun nilai total barang yang wajib dikembalikan Roy Suryo, menurut Menpora Imam Nahrawi, adalah antaran Rp 8 miliar hingga Rp 9 miliar. Pihaknya mengaku tidak memberikan tenggat waktu, namun Roy tetap berkewajiban mengembalikan semua BMN yang dilampirkan dalam surat.

“Ini saya berharap betul, supaya diselesaikan agar tidak ada yang mengganjal pemeriksaan kami di masa yang datang. Ya, dikembalikan sampai kapan pun. Yang penting kembaliin,” ujar Imam Nahrawi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/9), dikutip dari JPNN.com.