Dua Napi Narkoba Putuskan Menikah di Lapas, Ternyata Malam Pertamanya…


SURATKABAR.ID – Peristiwa unik terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Sei Jepun, Nunukan, Kalimantan Utara. Dua orang nara pidana (napi) yang terjerat kasus narkoba di Lapas tersebut memutuskan untuk menikah.

Mereka adalah M (25) dan AC (30). Diketahui, M merupakan terpidana kasus narkoba yang divonis 10 tahun penjara. Sedangkan AC juga terjerat kasus narkoba dengan vonis 8 tahun penjara.

Tak disangka, benih-benih cinta mereka tumbuh di balik jeruji besi selama menjalani masa hukuman di Lapas Sei Jepun. Menurut Kepala Lapas Nunukan Raden Nur Wulan Hadi, keduanya saling jatuh cinta karena sering bertemu saat jam istirahat.

“Sewaktu jam rehat mereka biasa saling menitip salam,” tuturnya, Jumat (7/9/2018), dilansir tribunnews.com.

Baca juga: Anggita Sari Blak-Blakan Soal Hubungan Intim Dengan Fredy Budiman di Lapas

Hadi melanjutkan, kedua napi narkoba ini melangsungkan pernikahan mereka di Kantor Urusan Agama (KUA) dengan pengawalan dari petugas Lapas Sei Jepun.

Meski begitu, saat ke KUA mereka tak jauh beda dengan pasangan pengantin yang lain, yakni mengenakan baju pengantin. Tak hanya itu, pasangan ini juga diberi sedikit waktu untuk berfoto dengan latar belakang Masjid Islamic Center di Kabupaten Nunukan.

“Tidak ada perlakuan istimewa, mereka kita kawal untuk mencatatkan pernikahan di KUA,” lanjut Nur Wulan.

Lantas, bagaimana dengan malam pertama mereka sebagai pasangan pengantin baru?

Nur Wulan mengungkapkan bahwa meski M dan AC telah resmi sebagai suami istri, namun pasangan ini dipastikan tak memiliki kesempatan untuk melakukan malam pertama maupun berbulan madu layaknya pengantin baru.

“Tidak ada malam pertama atau bulan madu, karena aturannya tidak ada,” terangnya.

Setelah melangsungkan pernikahan di KUA dan berfoto di Masjid Islamic Center, mereka dibawa kembali ke lapas dan dikembalikan untuk menghuni sel mereka masing-masing.