Akan Dinikahi Ahok, Bridpa Puput 5 Bulan Putus Kontak dengan Keluarga


    SURATKABAR.ID – Bripda Puput Nastiti Devi, polwan cantik yang dikabarkan akan dinikahi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kini tengah menjadi sorotan publik. Banyak yang penasaran dengan rencana pernikahan keduanya. Apalagi, Ahok sempat dikabarkan akan pindah agama untuk menikahi pujaan hatinya itu.

    Namun, pengakuan mengejutkan datang dari keluarga Bripda Puput di Nganjuk, Jawa Timur. Menurut bibi Puput, Watik (59), keponakannya itu telah 5 bulan putus kontak dengan keluarganya.

    Bahkan, pihak keluarga mengetahui kabar pernikahan Ahok dan Puput dari pemberitaan di media.

    “Ini nomor WhatsApp-nya ndak tahu mati, tidak aktif. Sudah 5 bulan mungkin keluar dari grup keluarga Nganjuk. Ada apa saya tanya-tanya ayahnya dan menghubungi Puput,” kata Watik di rumahnya di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (8/9/2018) kemarin, dilansir detik.com.

    Baca juga: Dengar Kabar Bripda Puput Bakal Dinikahi Ahok, Keluarga Malah Beri Respons Seperti Ini

    Watik melanjutkan, Puput memang sengaja memutus komunikasi dengan keluarganya di Nganjuk karena kesibukan. Sebab, Puput harus menyelesaikan tugas kuliahnya sekaligus menjadi pengawal mantan istri Ahok, Veronica Tan.

    “Sebelumnya sering hubungi saya tanya kabar. Tapi saat ini katanya sibuk bude. Sering tugas mengawal bude,” terang Watik menirukan ucapan Puput.

    Selain itu, Watik juga membenarkan bahwa keponakannya itu kerap membesuk Ahok di tahanan. “Memang benar itu, dia menjadi sering mondar-mandir mengirim makanan kepada Pak Ahok waktu itu,” lanjutnya.

    Sementara itu, mengenai kabar pernikahan Puput dan Ahok, watik dan suaminya Soetjipto mengaku tak menyangka. Mereka juga mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai rencana tersebut.

    “Saya baru dengar di berita-berita soal Pak Ahok mau menikahi Polwan dari Nganjuk,¬†Puput, keponakan saya. Kaget juga wong bapak dan ibunya juga belum cerita. Kemarin saya telepon ibunya Puput, saya tanya apa benar soal Pak Ahok mau nikahi Puput,” tuturnya.

    Meski belum ada kepastian, keluarga di Nganjuk mendoakan yang terbaik untuk Puput. Mereka juga memberikan dukungan atas keputusan Puput.

    “Saya tahu Puput dan ayahnya orang yang sangat baik. Saya juga doakan yang terbaik,” ujar Soetjipto.