Tak Diikutsertakan dalam TKN Jokowi-Ma’ruf, Rupanya TGB Dapat Tugas Eksklusif Ini


SURATKABAR.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan TGB (Tuan Guru Bajang) tidak diikutsertakan dalam susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Meskipun demikian, tokoh krusial di balik kesuksesan perolehan suara Prabowo Subianto di NTB dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 tersebut akan mengemban tugas khusus, seperti yang dihimpun oleh JPNN.com pada Jumat (8/9/2018).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua TKN Arsul Sani. Ia menyebut nama TGB memang tidak dibahas untuk masuk dalam tim kampanye Jokowi-Ma’ruf. “Nanti bisa (masuk) di dewan pengarah atau juga dapat penugasan khusus,” jelasnya di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9).

Ada pun tugas khusus yang dimaksudkan adalah melakukan pendekatan kepada para tokoh masyarakat dan juga tokoh-tokoh agama yang sampai sekarang belum memutuskan memberikan dukungan suara kepada Jokowi-Ma’ruf.

“Kira-kira seperti itu, tentu nanti (kerja) bersama Kiai Ma’ruf,” imbuh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Baca Juga: Fadli Zon Kritik ‘Keahlian’ Erick Thohir, Golkar Balas Serangan: Tidak Ada yang Harus Kita Ragukan

Lebih lanjut, Arsul dengan tegas mengungkapkan bahwa nantinya TGB akan mendapati peran dan tugas yang berbeda dengan Deddy Mizwar. “Beda, kalau Deddy lebih kepada juru bicara,” tambahnya kemudian.

Namun, sebelum memberikan informasi pastinya, Arsul menegaskan TKN Jokowi-Ma’ruf di bawah komando Erick Thohir akan mendiskusikan kembali posisi yang dirasa sesuai untuk TGB. “Nanti dibahas lagi Senin atau Rabu yang akan datang,” pungkasnya.

Erick Thohir sendiri dipilih langsung oleh Joko Widodo (Jokowi) untuk menempati posisi sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Hanya berselang sehari setelah penunjukan dirinya, Erick sudah bekerja. Bersama sejumlah anggota tim kampanye, relawan, dan anggota partai politik, ia meresmikan rumah aspirasi di Jalan Proklamasi Monor 46, Jakarta Pusat.

Turut hadir, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar sekaligus Wakil Ketua TKN Lodewijk Freidrich, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani, dan juga Sekjen Partai Hanura Herry Lontung Siregar.

Acara peresmian ini juga dibarengi dengan kegiatan gotong royong membersihkan rumah aspirasi. Nantinya, disampaikan Lodewijk, rumah aspirasi tersebut akan menjadi wadah masyarakat untuk berkumpul serta menyampaikan aspirasi mereka kepada Jokowi-Ma’ruf.

“Insya Allah akan menjadi tempat komponen masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyampaikan aspirasi dan masukan untuk Jokowi-Ma’ruf,” ungkap Lodewijk pada Sabtu (8/9).

Ia kemudian menyampaikan, TKN akan bertugas menampung seluruh masukan dari masyarakat untuk Jokowi-Ma’ruf. Ke depannya, aspirasi-aspirasi tersebut bakal digunakan untuk menyempurnakan visi dan misi Jokowi-Ma’ruf dalam pembangunan bangsa dan negara.

Sementara itu, Erick Thohir yang ikut menghadiri acara peresmian rumah aspirasi tersebut menolak memberikan komentar kepada media. Ia terlihat hanya mengikuti senam dan mengikuti peresmian. Setelah acara usai, ia tampak langsung meninggalkan lokasi.