Wartawan Indonesia Ketahuan Curi Laptop Saat Meliput Asian Games 2018

SURATKABAR.IDIndonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) melaporkan seorang wartawan lokal ke polisi karena diduga mencuri laptop milik wartawan asing.

Pencurian itu terjadi pada 27 Agustus 2018 lalu di ruangan wartawan yang meliput Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno (GBK).

“Betul ada pencurian itu. Kami sudah melaporkan pelaku ke polisi,” ujar Direktur Media dan Public Relation INASGOC  Danny Buldansyah, dikutip Tempo.co, Jumat (31/8/2018).

Menurut Danny, wartawan asing yang kehilangan laptop itu berasal dari Jepang. Korban meninggalkan komputer jinjingnya di meja ruang wartawan. Saat dia kembali ke ruangan, barang miliknya sudah raib.

Setelah mendapat laporan, INASGOC segera melakukan pencarian melalui kamera pengawas. Dari rekaman itu, pelaku ternyata seorang wartawan media lokal yang terakreditasi Dewan Pers. Laptop itu akhirnya bisa dikembalikan kepada pemiliknya.

Baca juga: Atletnya Rusak Fasilitas Asian Games 2018, Begini Pengakuan Menpora Malaysia

“Orang tua pelaku yang mengembalikan laptop tersebut,” ujar Dhanny.

Ia tidak bersedia menyebutkan identitas pelaku. Kawasan Gelora Bung Karno berada di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.

Namun Kapolsek Tanah Abang Ajun Komisaris Lukman Cahyono mengatakan tidak menerima laporan pencurian dari INASGOC.

“Enggak ada laporan yang masuk soal itu,” ujar Lukman.

Wartawan tersebut kini telah ditolak masuk ke area jurnalis yang disediakan INASGOC.

“Aksesnya telah kami ambil, sudah kami keluarkan. Dia mohon-mohon minta maaf. Ini dia memang punya akses dan dari media terakreditasi Dewan Pers,” terang Danny.

Danny Buldansyah juga mengatakan, sedikitnya terdapat dua laporan kasus pencurian barang milik jurnalis asing dalam sepekan terakhir.

Kasus pencurian kedua terjadi pada Kamis (30/8/2018) malam. Satu lensa tele milik fotografer asing hilang saat diletakkan di loker.

Danny mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan mengenai kasus kedua tersebut.

“Dibantu polisi, kami masih lakukan investigasi. Apakah dibongkar atau seperti apa,” tandasnya.