Duh! Botol Miras Banyak Ditemukan di Wisma Atlet. Siapa Pelakunya?


SURATKABAR.ID – Asian Games 2018 telah berlangsung selama 11 hari. Namun, terdapat sejumlah pelanggaran yang dilakukan atlet yang tinggal di wisma atlet.

Yang terbaru adalah ditemukannya sejumlah botol minuman keras (miras) dan kaleng bir di wisma.

Terkait hal ini, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) memperketat peraturan yang ada. Peraturan ini berlaku bagi atlet yang tinggal di wisma atlet baik di Jakarta maupun Palembang.

Deputi I Bidang Olahraga INASGOC Harry Warganegara menyebutkan, pihaknya telah melarang atlet membawa bir ataupun minuman keras ke wisma. Terlebih, sejumlah atlet dari luar Indonesia memiliki tradisi minum alkohol.

Baca juga: Jojo Buka Kaus Saat Selebrasi, Dua Menteri Ini Ikutan Heboh

Menurut Harry, peraturan ini berdasarkan ketentuan Dewan Olimpiadi Asia (OCA) mengenai pengaturan wisma bagi para atlet Asian Games.

“Kami tahan mereka yang membawa bir dari luar sebelum masuk wisma atlet. Kami menyita berbotol-botol dan berkaleng-kaleng bir,” tutur Harry, dikutip dari tribunnews.com.

Saat ini, peraturan tersebut telah disosialisaikan kepada ofisial dan pimpinan kontingen atlet. Bahkan, ofisial dan pimpinan kontingen yang hanya mendampingi para atlet juga tak diizinkan mengonsumsi minuman beralkohol di wisma atlet.

Banyaknya botol miras dan kaleng bir yang disita ini diduga dimiliki oleh sejumlah atlet yang telah lebih dulu tersingkir dan tak lagi bertanding di Asian Games 2019.

Sebelumnya, INASGOC juga melarang para atlet membeli makanan yang dijual di luar wisma atlet. Hal ini juga akan ditindaklanjuti karena para atlet mengaku bosan dengan menu yang disediakan.

“Para peserta mengaku bosan dengan menu makanan mereka. Bahkan, ada peserta yang mencoba makan di warung-warung pinggir jalan. Kami langsung larang mereka karena kami tidak ingin terjadi sesuatu hal yang tidak diharapkan kepada peserta,” terang Harry.

Panitia juga telah memberikan solusi berupa macam-macam menu mulai dari makanan Timur Tengah, Asia Tengah, hingga makanan Indonesia.

Selain larangan miras dan bir, para atlet juga dilarang keras merokok di wisma atlet.