Jokowi – Ma’ruf Amin Unggul di Kalangan Pemilih Muslim


SURATKABAR.ID Pasangan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin lebih dipilih oleh pemilih muslim dibandingkan rival mereka, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Hal tersebut diambil dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Menurut hasil survei tersebut, Jokowi – Ma’ruf unggul dalam lima kategori pemilih muslim yang ada di Indonesia.

Jokowi – Ma’ruf lebih dipilih oleh pemilih muslim di semua kategori,” ujar peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, kepada awak media di kantornya, Jakarta, Jumat (24/8/2018), dikutip dari tempo.co.

Keunggulan Jokowi tersebut pada kategori asosiasi dengan ormas, pandangan agama dan politik, tipe negara ideal, frekuensi praktik beribadah, serta tokoh panutan.

Baca Juga: Kasus Idrus Marham Guncang Citra Bersih Pemerintahan Jokowi

Survei tentang pemilih muslim ini dilakukan LSI Denny JA pada tanggal 12-19 Agustus 2018 di 33 provinsi di Indonesia. Sigi ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error kurang lebih sebesar 2,9 persen.

Mengenai keunggulan Jokowi di kategori asosiasi pada ormas Islam, mantan gubernur DKI Jakarta tersebut unggul secara mutlak di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. “Di segmen NU Jokowi unggul 54,7 persen dibanding Prabowo 27 persen,” katanya. Sedangkan di Muhammadiyah, Jokowi mendapatkan suara 50 persen dan Prabowo 35,7 persen.

Prabowo-Sandi menang di di lingkungan pemilih muslim dengan segmen ormas Persaudaraan Alumni 212. “Di segmen PA 212, Prabowo unggul di angka 61,1 persen dibanding Jokowi dengan 27,8 persen.” kata Rully.

Hal lain yang diungkap dalam survei tersebut adalah mengenai pendengar Abdul Somad lebih banyak memilih Prabowo dengan 41,7 persen. Selain itu, Prabowo – Sandiaga dipilih pendengar Rizieq Shihab dan Amien Rais masing-masing 64,3 persen dan 63,8 persen.

Jokowi – Ma’ruf banyak dipilih oleh mereka yang mendengar ceramah Yusuf Mansur 49,3 persen dan pendengar Ma’ruf Amin 77,5 persen. Tokoh agama lain yang pendengarnya juga banyak memilih Jokowi-Ma’ruf adalah Said Aqil Siradj, Din Syamsuddin, dan Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaPercaya atau Tidak, Kebiasaan Orang Indonesia Ini Bikin Bule Melongo!
Berita berikutnyaLambat Tangani Bencana, Fadli Zon Katakan Jokowi Harus Belajar dari SBY