Berencana Pensiun Sejak 2015, Alasan Lindswell Kwok Ikut Asian Games 2018 Mengharukan

SURATKABAR.IDAtlet wushu putri Indonesia Lindswell Kwok mempersembahkan medali emas kedua untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Lindswell mengaku ini menjadi pertandingan terakhirnya. Ia sebenarnya telah berencana untuk pensiun sejak tahun 2015 silam.

Namun, karena Asian Games 2018 diselenggarakan di Indonesia, ia memilih untuk mengikuti gelaran terbesar se-Asia ini.

“Karena rencana pensiun dari 2015 karena Asian Games kali ini di indonesia jadi saya masih lanjut jadi Asian Games ini yang terakhir,” ujar Lindswell di Jiexpo kemayoran, Jakarta, dikutip Grid.id, Senin (20/8/2018).

Cedera lututlah yang membuat Lindswell menginginkan pensiun sejak tahun 2015.

Baca juga: Bikin Terpana! Ini Profil Lindswell Kwok, si Cantik Peraih Emas di SEA Games 2017

“Jadi saya ada cedera di lutut kanan dan kiri jadi cederanya udah lama makanya berniat pensiun di 2015 kemarin,” katanya.

Setelah memutuskan pensiun, adik dari Iwan Kwok ini akan istirahat total sebelum memulai aktifitas lain.

Lindswell tidak menutup kemungkinan setelah pensiun dirinya akan kembali ke olahraga wushu namun bukan sebagai pemain tetapi pelatih.

“Mungkin liat nanti kaya gimana, wushu bisa jadi cabang unggulan di Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap dengan prestasinya kali ini dapat meningkatkan semangat atlet-atlet muda wushu di Indonesia.

“Semoga aja prestasi di Asian Games bisa memicu semangat-semangat di Asian Games agar lebih baik,” tutupnya.

Lindswell berhak atas medali emas wushu nomor taijiquan dan taijijian karena meraih poin tertinggi, yakni 19,50.

Dia mengungguli atlet Hong Kong peraih medali perak, Mok Uen Yin, yang hanya mengumpulkan nilai 19,42.

Raihan emas Asian Games 2018 bukan prestasi pertama Lindswell di wushu. Berbagai kesuksesan telah diraihnya sejak menekuni olahraga tersebut pada usia sembilan tahun.

Lindswell Kwok tercatat meraih enam medali yang lima di antaranya ditorehkan dari Kejuaraan Dunia pada 2009, 2013, 2015, dan 2017, serta yang terkini di Asian Games 2018.

Di level SEA Games, ia merupakan peraih medali emas sejak edisi 2011 (Jakarta), 2013 (Myanmar), 2015 (Singapura), dan 2017 (Malaysia).