Kamu Terjebak Friendzone? Segera Lakukan Hal Ini Untuk Mengatasinya


SURATKABAR.ID – Sedang terjebak dalam friendzone? Itu lho, hubungan yang lebih dari sekadar teman tapi tidak berstatus pacaran. Dibilang pacar, bukan. Dibilang teman, tapi kedekatanmu dengan si dia lebih akrab dari sekadar teman. Lantas apa dong statusnya? Di zaman yang katanya serba modern ini,  banyak orang yang malah jadi enggan memberi nama pada hubungan mereka. Alasannya pun klise: katanya kasih sayang itu tidak membutuhkan nama.

Pertanyaannya, apa Kamu betah dan akan merasa baik-baik saja saat melihat orang yang dekat denganmu juga melakukan hal yang sama dengan orang lain? Sebagai anak muda yang cerdas, tentu Kamu tak mau terjebak dalam buaian ‘PHP’ alias ‘Pemberi Harapan Palsu’ yang bisa membuat waktumu terbuang sia-sia.

Padahal, waktumu adalah kehidupanmu. Waktu tak bisa diulang kembali dan umurmu terus bertambah. Berbekal pengertian ini saja, tentu Kamu tidak akan betah berlama-lama berada dalam hubungan friendzone. Pasalnya, kondisi ini bisa membuatmu jauh dari jodohmu yang sebenarnya.

Buat Kamu yang saat ini sedang terjebak dalam zona hubungan friendzone dan sudah tak mampu bertahan lebih lama, berikut adalah beberapa langkah yang bisa Kamu lakukan untuk mengatasi keadaanmu. Yuk simak ulasannya, seperti dirangkum dari laman TribunNews.com dan IDNTimes.com, Kamis (16/08/2018).

  1. Tegaslah menentukan batasan untuk dirimu sendiri

Baca juga: Terungkap! Inilah Bentuk Tubuh Pria yang Secara Ilmiah Paling Disenangi Wanita

Ada garis tipis antara persahabatan dan hubungan antar pasangan. Pasangan yang baik untukmu adalah dia yang bisa juga menjadi sahabatmu. Apalagi jika Kamu berniat mencari teman hidup untuk seumur hidup. Bersikaplah tegas agar orang lain tetap menaruh respek padamu.

Buatlah dia mengerti kalau Kamu bisa tegas dan tak mau perasaanmu digantungkan. Pastikan Kamu sudah tahu dimana posisimu yang sesungguhnya dalam kehidupan dia.

Hal ini juga sama pentingnya untuk menjelaskan kepada orang lain, apakah kalian memang berkencan atau hanya sekedar bersahabat. Kamu tak mau terlibat dalam hubungan rahasia. Kamu pun tak mau menghalang-halangi jodoh orang lain.

  1. Jangan mudah baper dan salah paham

Tak pandang bulu tak pandang gender, dewasa ini, keramahan dan kebaikan seseorang kerap disalah artikan sebagai ketertarikan khusus oleh lawan jenis. Hal ini berlaku bagi mereka yang memiliki perasaan lembut dan peka, sehingga seringkali mereka mudah salah paham alias gampang baperan.

Saat Kamu jatuh cinta pada seseorang, wajar jika Kamu merasa terikat secara emosional dengan orang tersebut. Tapi ingat, gampang baperan juga bisa membuatmu menjadi mangsa yang empuk untuk dibohongi atau dimanfaatkan oleh orang lain. Lebih berhati-hati lagi ya, Guys. Tetap gunakan logikamu, apapun yang terjadi.

Saat Kamu dirundung perasaan serba salah dengan sikap gebetan, Kamu harus berani mengungkapkan apa isi hati dan maksudmu yang sebenarnya. Pasalnya, jika Kamu memendam perasaanmu terus-terusan, bisa jadi gebetan hanya akan merasa tak ada yang salah dengan sikapnya kepadamu.

  1. Belajarlah untuk berkata “tidak”

Jangan pernah meremehkan kekuatan kata “tidak”. Ketika Kamu jatuh cinta, Kamu akan rela melakukan apa saja untuk membuat pasanganmu senang. Kamu orang yang cerdas. Belajarlah untuk mengatakan tidak pada permintaan yang aneh-aneh dan tak masuk akal.

  1. Berhenti menjadi sosok yang selalu ada untuknya

 

Apakah Kamu selalu membantu gebetanmu itu? Mengabulkan semua permintaannya?

Sedikit mementingkan dirimu dalam persahabatan antara pria dan wanita juga bisa menjadi opsi yang cerdas dan bijaksana.

Bukan berarti Kamu harus egois. Kamu memang perlu berbuat baik terhadap sesamamu, tapi jangan lupa juga untuk berbuat baik kepada dirimu sendiri. Pasalnya, jika dia membalas kebaikanmu dengan kebaikan, maka it’s a win-win. Kalian berdua menang dan semua akan baik-baik saja.

Tapi bagaimana jika tidak? Tentu akan lain ceritanya jika maksud baik dan cintamu itu hanya bertepuk sebelah tangan. Jika dia sudah jelas tahu bagaimana perasaan dan maksudmu tapi masih juga tidak menunjukkan upaya yang serupa dan setara, maka Kamu sudah tahu apa jawabannya.

Intinya adalah pintar-pintar menganalisa keadaan. Jika gebetan tampak selalu menghindari saat ditanyai tentang hubungan kalian, jika dia memperlakukanmu layaknya hanya teman biasa, bisa jadi dia tak tertarik untuk menyeriusimu. Hanya saja dia tak enak kalau menolakmu secara langsung, makanya dia bersikap seolah-olah menerimamu. Atau bisa lebih buruk lagi, dia hanya ingin memanfaatkanmu.

Biasakan untuk tidak terlalu berharap dan hentikan semua usahamu jika dia memang tidak berniat serius denganmu. Jangan sampai Kamu sendirilah yang sesungguhnya sedang menghalangi datangnya jodoh sejatimu. Good luck dan tetap semangat, Guys!