Astaghfirullah! Gelar Zikir Rutin, Tak Disangka Ini Tujuan Utama Sekte Sesat Kerajaan Ubur-Ubur


SURATKABAR.ID – Aliran sesat Kerajaan Ubur-Ubur yang ada di Serang, Banten, disebut-sebut rutin menggelar zikir dengan maksud untuk membuka kunci harta karun milik Indonesia yang selama ini tersimpan di rekening di dua bank internasional, Bank Swiss dan Bank Griffin 1999 Birmingham.

Dilansir dari laman CNNIndonesia pada Selasa (14/8/2018), bahkan menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Abu Jahal apabila menolak memberikan bantuan atas perjuangan yang mereka lakukan untuk Indonesia.

Terkait ritual rutin sekte yang diketuai oleh pasangan suami isrti (pasutri) Aisyah dan Rudi tersebut, diungkapkan Kapolresta Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin. Menurutnya, aliran menyimpang ini selalu menggelar zikir a la mereka sendiri setiap malam Jumat hingga pukul 04.00 WIB.

“Dzikir yang mereka lakukan dilakukan untuk membuka kunci yang konon katanya adalah kunci kekayaan bangsa Indonesia yang selama ini terpendam,” terang Ajun Komisaris Komarudin ketika ditemui pada Selasa (14/8) kemarin.

Meski demikian, pihak kepolisian mengaku belum dapat mengorek detail tentang aktifitas tersebut dikarenakan baik Aisyah maupun Rudi memilih bungkam. Sama halnya dengan para pengikut sekte sesat yang menolak buka suara ketika dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Tragis! Seorang Gadis Lenyap Diduga Ikut Aliran Sesat, 24 Tahun Kemudian Muncul dengan Kondisi Mengenaskan

Komarudin mengaku tetap mendalami kasus dugaan penistaan agama tersebut sambil menanti vonis dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang. Ketika ditanyai tersangka kasus tersebut, ia mengungkapkan akan terlebih dahulu mengkaji Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Sampai saat ini memang baru dua pengikut yang dimintai keterangan terkait aktifitas sehari-hari. Kami serahkan sepenuhnya ke MUI Kota Serang. Kami tidak bisa terburu-buru menetapkan tersangka, menunggu keputusan resmi dari MUI. Kita harus mengkaji juga undang-undang ITE,” tambahnya.

Jokowi Disebut sebagai Abu Jahal

Dalam sebuah video yang beredar luas di laman YouTube, Aisyah yang mengklaim dirinya sebagai Ratu Kerajaan Ubur-Ubur, mempercayai tak perlu waktu lama untuk membuat harta kekayaan terpendam menjadi miliknya. Baik itu uang di dalam bank internasional, maupun tanah di seluruh Indonesia.

Video berjudul Sin bet Shima Syaban berdurasi 25 menit tersebut dibagikan oleh pemilik akun bernama Tino TS pada Jumat (10/8) lalu. “Tinggal sekarang menunggu orang datang mengantarkan aset-asetku, kecil Indonesia itu,” demikian kutipak kata-kata Aisyah dalam rekaman tersebut.

Aisyah juga sempat menyebut kecilnya peluang Indonesia menjadi mercucuar dunia. “Pemerintah sibuk dengan korupsi, masyarakat sibuk dengan kebodohannya. Saya rasa, kalian mimpi Indonesia menjadi mercusuar dunia,” selorohnya.

Selanjutnya, Aisyah menyebut Presiden Jokowi yang diumpamakan seperti Abu Jahal. “Kalau Jokowi masih tidak mau membantu perjuangan akhir zaman ini, bahkan Jokowi seperti Abu Jahal dan Abu Hakam, yah,” tukasnya.

Polresta Serang bersama MUI Kota Serang, sebelumnya menggerebek sebuah rumah yand diduga digunakan sebagai markas sekte sesat Kerajaan Ubur-Ubur. Dalam kepercayaan aliran ini, Nabi Muhammad adalah wanita. Mereka juga mempercayai adanya kuburan Allah.