Miris! Karena Sering Diejek Gajinya Kecil, Pria Ini Nekad Habisi Kedua Temannya


    SURATKABAR.ID – Seorang pria bernama Pidelis Kalis ditangkap polisi karena membunuh kedua temannya. Pidelis Kalis kesal karena kedua temannya itu mendapat gaji lebih besar darinya. Dia juga kerap mendapat bully dan diejek oleh para korban semasa hidupnya. Itulah yang kemudian membuat pelaku sakit hati hingga nekad menghabisi nyawa mereka.

    Dikatakan oleh Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono, kasus pembunuhan ini berawal saat adanya penemuan mayat di salah satu semak-semak di Desa Rasau, Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (11/08/2018). Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung menyelidiki lokasi dan mencari pelaku.

    Pada Minggu (12/08/2018), dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap Pidelis di Jalan Tebu Ruko, Kalbar. Dari hasil interogasi, pelaku membunuh korban yang merupakan rekannya karena masalah gaji. Demikian sebagaimana dikutip dari laporan Kumparan.com, Selasa (14/08/2018).

    “Pelaku sakit hati kepada korban lantaran korban mendapatkan gaji besar dan korban sering menghina pelaku,” ujar Didi dalam keterangannya, Senin (13/08/2018).

    Menurut Didi, pelaku membunuh dua rekannya sekaligus, yakni Kontansius Pranoto dan Petrus Jun Heri. Pelaku membunuh kedua korban menggunakan palu dan parang. Pelaku membawa jenazah kedua korban dengan artco atau alat bantu dorong.

    Baca juga: Heboh! Bos Nikahi Pegawainya dengan Mahar Emas, Rumah dan Mobil CRV Total Rp 1 Miliar

    “Untuk mengelabui, dua korban di buang di belakang kandang ayam. Jarak antara satu korban dengan korban lainnya, sekitar 20 meter,” lanjut Didi.

    Usai membunuh korban, pelaku mengambil identitias korban, ponsel serta uang Rp 40 ribu, seperti dilansir dari reportase TribunNews.com.

    Dari penangkapan itu, polisi menyita parang, tokol, alat angkut dorong, kasur berlumuran darah, pakaian pelaku, 3 ponsel milik korban, ponsel pelaku, dompet, kartu identitas korban, dan kain penutup korban.

     

    Atas perbuatan ini, Pidelis Kalis dijerat Pasal 340 KUHP sub pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

    Dari kasus ini hendaknya dijadikan pelajaran, bahwa meski pendapatan pribadi lebih besar dari penghasilan orang lain, jangan sekali-sekali melakukan bully atau mengolok sesama yang kurang beruntung. Karena pada dasarnya rezeki setiap orang sudah ada bagiannya sendiri-sendiri.