ILC Bikin Voting Capres-Cawapres Pilihan Netizen, Jokowi-Ma’ruf Amin Tertinggal Jauh


    SURATKABAR.ID – Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019 kini tengah menjadi sorotan.

    Pasalnya, tak ada yang menduga Joko Widodo (Jokowi) akan memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai cawapresnya. Begitu pula dengan Prabowo Subianto yang memilih Sandiaga Uno.

    Tak ingin ketinggalan dalam ramainya tanggapan netizen mengenai kedua paslon ini, akun Twitter Indonesia Lawyers Club (ILC) membuat sebuah voting soal capres dan cawapres pilihan netizen.

    Saat ini siapa yg anda pilih?” tulis akun @ILC_tvOnenews dalam voting yang dibuat.

    Baca juga: Disebut Dukung Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, JK Punya Prediksi Sendiri

    Voting capres-cawapres pilihan netizen ini dilakukan sejak Kamis (9/8/2018) kemarin. Namun hasil voting yang telah dinyatakan final tersebut sungguh tak terduga. Bagaimana tidak, pasangan Jokowi-Ma’ruf sebagai petahan tertinggal jauh dari pasangan Prabowo-Sandi.

    Diikut oleh 110.259 pengguna Twitter, voting tersebut menunjukkan Prabowo-Sandi mendapatkan 63 suara dari netizen. Sedangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf hanya mendapat 26 persen. Sementara 11 persen sisanya memilih untuk golput.

    Artinya, Prabowo-Sandi mendapat dukungan lebih dari 69 ribu netizen, sedangkan Jokowi-Ma’ruf dipilih oleh 28 ribu netizen.

    Dilansir tribunnews.com, Sabtu (11/8/2018), Iwan Fals juga menggelar voting serupa di Twitter. Hasil akhir voting dari Iwan ini juga tak jauh berbeda dengan hasil voting ILC.

    Pasangan Prabowo-Sandi yang ditulis sebagai PraSan menang dengan presentase 68 persen. Sedangkan Jokowi-Ma’ruf alias JokMar hanya mendapat 27 persen. Sementara 5 persen lainnya memilih golput.

    Voting yang dilakukan Iwan diikuti oleh 50.080 pengguna Twitter.

    Iwan pun sempat menuliskan komentar soal voting tersebut. “Wuiiih sementara PraSan jauh meninggalkan JokMar,” tulisnya, Jumat (10/8/2018) sore.

    Meski dalam kedua voting tersebut Prabowo-Sandi unggul dibanding Jokowi-Ma’ruf, namun tak dapat dijadikan patokan sebagai hasil Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, kedua paslon belum “menjual” diri mereka kepada masyarakat di seluruh Indonesia untuk mendapatkan suara dan kepercayaan.