Gempa Berpusat di Daratan, Ketinggian Tsunami hanya 0,5 Meter


    SURATKABAR.ID Tsunami yang diawali gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) telah menyentuh daratan. Ketinggian tsunami disebut di bawah setengah meter.

    “Berdasarkan laporan BMKG telah ada tsunami dengan ketinggian tsunami yang masuk ke daratan 10 cm dan 13 cm,” terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Minggu (5/8/2018).

    “Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter,” sambungnya.

    Dilansir Detik.com, sebelumnya BMKG juga telah mencuitkan tentang tsunami tersebut. “#Pemutakhiran,Tsunami akibat Gmp Mag:7.0SR, telah terdeteksi di Carik(18:48WIB)0.135m, Badas(18:54WIB)0.100m#BMKG,” demikian cuitan BMKG.

    Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dampak tsunami ini berbeda dengan gempa yang pernah terjadi di Aceh dan memicu tsunami dahsyat. Saat itu gempa dengan kekuatan 9,2 magnitudo.

    Baca Juga: Masya Allah! Diguncang Gempa Dahsyat, Imam dan Jamaah Masjid Ini Tetap Lanjutkan Salat

    Gempa pada Minggu (5/8/2018) malam sebetulnya mirip dengan gempa lombok sebelumnya yang terjadi 29 Juli lalu, yaitu disebabkan patahan naik atau sesar naik Flores di daratan.

    Titik gempa itu memang berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer, namun jalur patahan memanjang hingga ke laut yaitu dari Flores sampai Lombok dan memicu tsunami.

    “Sumber gempa bukan pertemuan subinduksi, tapi sesar naik Flores yang memanjang dan dalam beberapa kejadian pernah  terjadi gempa besar termasuk tsunami,” pungkas Sutopo.

    Akibat gempa itu, data BNPB mencatat ada 91 orang meninggal dunia di NTB dan Bali, 209 luka-luka dan ribuan rumah hancur. BNPB memprediksi data ini akan terus bertambah seiring pendataan yang  masih berlangsung.

    BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai. Gempa dirasakan di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur. Guncangan sangat keras dirasakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.