Depresi Ditinggal Istri Kedua, Seorang Ayah Nekat Ahiri Hidupnya


SURATKABAR.IDDiduga depresi karena ditinggal istri keduanya, AS (35) nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di rumahnya Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, Selasa (31/7/2018).

AS ditemukan oleh anak kandungnya dari istri pertama di dapur rumah mereka sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu Bidun (12) (bukan nama sebenarnya), pulang dari membantu sang nenek berjualan. Dia menemukan jasad ayahnya dalam kondisi tergantung seutas tali nilon di kayu peyangga atap dapur.

Bidun langsung berteriak dan menagis lalu berlari menuju kamar tantenya, Mila. Dia kaget melihat wajah ayahnya yang pucat dan menunduk dengan kaki terlipat.

“Kakek saya heran kenapa lampu di dapur mati, tidak seperti biasanya. Jadi, saya nyalakan, sementara kakek di kamar mandi. Saat saya nyalakan, saya kaget lihat Bapak tergantung,” tutur Bidun sebagaimana dilansir laman Prokal, Kamis (2/8/2018), dikutip dari Jpnn.com.

Baca Juga: Diklaim Meninggal Saat Dilahirkan, Pria Ini Bongkar Peti Mati Sang Anak dan Malah Temukan Hal Tak Terduga

Tubuh AS langsung diturunkan. Bidun pun langsung memeluk jasad ayah kandungnya.

Sebelum meninggalnya AS, ternyata Bidun sudah merasakan firasat aneh pada ayahnya. Sekitar pukul 22.00 Wita di malam yang sama, sang ayah tiba-tiba menyuruh Bidun pergi untuk membantu neneknya berjualan. Mendengarkan itu, Bidun pun langsung pergi keluar rumah untuk membantu sang nenek.

“Sebelum saya disuruh pergi, saya sempat disuruh bapak balas pesan singkat mama tiri saya, yang ada di kampung. Karena di pesan itu, mama katakan minta untuk bapak jangan berurusan dengan dia lagi karena sudah tidak hak. Mama tiri saya sudah menikah lagi, takut suaminya yang baru marah,” lanjut Bidun.

Setelah mengetahui  dan membacakan pesan itu kepada ayahnya. Bidun langsung diminta ayahnya, untuk kembali membalas pesan ibu tirinya dengan memberitahukan bahwa ayahnya akan melakukan b***h diri, karena ditinggal pergi.

Jasad almarhum pun akhirnya dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Sebengkok pada Rabu (1/8/2018).