UAS Masa Bodoh Diusung Jadi Cawapres, Prabowo Berencana Bakal Lakukan Ini


SURATKABAR.ID – Ustaz Abdul Somad (UAS) buka suara menanggapi namanya yang digadang-gadang akan diusung menjadi calon wakil presiden (cawapres) 2019. Jawaban tersebut diunggah melalui akun YouTube Tafaqquh, pada Senin (30/7), kemarin.

UAS, seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com, pada Selasa (31/7/2018), tengah memberikan ceramah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia mengungkapkan adanya perbedaan mencolok dalam penyambutannya di bandara.

“Biasanya yang menyambut saya itu panitia, sekretaris, bendahara. Tapi di Semarang, Masya Allah, begitu saya turun dari pesawat yang menyambut saya TNI, Polri, tapi kok saya merasa disambut seperti wakil presiden,” ujar UAS, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Kemudian, ia meminta doa dari para jamaah agar dirinya tetap menjadi pendakwah hingga ajal datang menjemput. Ketika mendapatkan pertanyaan terkait namanya yang direkomendasikan untuk maju sebagai cawapres mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, UAS tegas menolak.

“Doakan Ustaz Abdul Somad istiqomah menjadi ustaz sampai mati, bahwa ada ijtima ulama, para kyai, para santri, memberikan rekomendasi, maka kita balas dengan doa, maka biarkan Ustaz Abdul Somad fokus di dunia pendidikan dan dakwah,” sahutnya disambut riuh dari para jamaah.

Baca Juga: Diminta Jadi Cawapres, Jawaban Ustaz Abdul Somad Diluar Dugaan

Arie Untung langsung menyerang dengan pertanyaan soal menjadi pemimpin. Tanpa keraguan sedikitpun, UAS menyebut bahwa hal tersebut bukan merupakan bidangnya. Menurutnya, orang dengan kemampuanlah yang seharusnya diusung.

Seperti yang diketahui, Ustaz Abdul Somad dan Habib Salim Segaf Al Jufri masuk dalam daftar rekomendasi Forum Ijtima Ulama dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) sebagai cawapres yang akan mendampingi Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon buka suara. Ia menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berencana untuk bertemu langsung dengan Ustaz Abdul Somad.

Fadli mengungkapkan bahwa agenda tersebut merupakan tindak lanjut rekomendasi ulama dan GNPF. Salah satu rekomendasi pertemuan GNPF adalah mengusung Prabowo Subianto berpasangan dengan Abdul Somad dan maju pada pilpres mendatang.

“Kita ingin bertemu dengan beliau, kalau misalnya besok Pak Ustaz Abdul Somad bisa, ya, kita bertemu,” ujar Fadli usai mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra bertemu petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gedung DPP PKS, Jakarta, pada Senin (30/7) kemarin.

Lebih lanjut, Fadli Zon menilai, rencana ketua umum partainya bertemu UAS adalah untuk saling bertukar pikiran dan pandangan terkait Pilpres 2019. Meski demikian, Fadli enggan memberikan penjelasan lebih rinci terkait lokasi dan waktu pertemuan kedua tokoh tersebut.

“Kita ingin bertemu dengan beliau. Mendengarkan pandangan-pandangannya seperti apa, pemikiran-pemikiran seperti apa,” jelas Fadli.