Gerindra Ungkap 4 Nama Cawapres di Meja Prabowo


SURATKABAR.ID – Menurut pernyataan dari Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kini sudah mengantongi empat nama bakal calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Seperti dikutip dari laporan SindoNews.com, Senin (30/07/2018), tiga dari empat nama bakal Cawapres itu adalah Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri, Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Putra Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Empat nama di meja beliau (Prabowo, red). Tiga yang saya hafal, Salim Segaf, AHY dan UAS,” beber Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di depan Rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (29/07/2018) malam tadi.

Dengan begitu, rekomendasi ijtimak ulama telah dipertimbangkan Prabowo Subianto. Pasalnya, ijtimak ulama merekomendasikan Salim Segaf dan Ustaz Abdul Somad sebagai Cawapres pendamping Prabowo Subianto.

“Dua-duanya memiliki kapasitas, satunya ketua majelis syuro dan satunya adalah mubaligh,” imbuhnya.

Baca juga: Jika Diberi Mandat Maju Capres 2019, AHY Dinilai Tepat Dampingi Anies

Ia melanjutkan, meskipun demikian, keyakinan Prabowolah yang akan menentukan siapa Cawapresnya. Dia menyebutkan, dalam rapat internal di Rumah Prabowo tadi, Mantan Danjen Kopassus itu mendengarkan sejumlah masukan dari para elite Partai Gerindra.

“Prabowo merupakan orang yang sangat rendah hati dan memperhatikan semua perkembangan, dan apa yang direkomendasikan ijtimak ulama,” tukas wakil ketua MPR ini.

Yang Keempat Dirahasiakan?

Sementara itu, melansir laporan MetroTVNnews.com, nama AHY muncul diluar ijtima.

Namun, Muzani tidak menyebut satu nama sisanya. Dia menuturkan nama keempat itu hanya Prabowo dan Tuhan yang tahu, “Dan satu (lainnya) saya lupa,” katanya.

Diketahui, pada Minggu tadi malam (29/07/2018), Prabowo menggelar rapat internal Gerindra di kediamannya kawasan Kertanegara, Jakarta. Dalam rapat itu, Prabowo meminta masukan dan pertimbangan dari dewan pembina partai.

Muzani menyebutkan, sejumlah dewan pembina hanya memberikan gambaran, dampak positif, dan negatif dari masing-masing kandidat pendamping Prabowo. Gerindra tetap menyerahkan keputusan memilih cawapres kepada Prabowo.

“Sekali lagi nama-nama itu kita menyampaikan banyak pertimbangan ada plus minus. Tapi pada akhirnya yang akan menentukan keyakinan Pak Prabowo,” tandasnya.