Saat Gerhana Bulan, Jarak Mars Sangat Dekat dengan Bumi. Berbahayakah?

SURATKABAR.IDGerhana bulan total kerap membuat heboh. Kalau tidak mitos yang bertebaran, isu tentang gerhana sebagai tanda kiamat juga sering berseliweran di dunia maya.

Pada gerhana kali ini isu yang tersebar adalah kabar dekatnya Planet Mars yang dekat dengan bumi berpotensi membahayakan Planet Biru kita. Memang benar kalau Mars berjarak lebih dekat dengan bumi saat gerhana terjadi nanti malam.

Saat gerhana dini hari nanti, Mars akan berjarak 57,6 juta kilometer dari bumi. Biasanya jarak Mars ke bumi bisa di atas 100 juta kilometer.

Meski dekat, seperti dilansir laman Forbes, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meyakinkan bahwa Mars tidak berpotensi membahayakan bumi. Sebelumnya, bahkan, Mars pernah lebih dekat dengan bumi, yakni bejarak 56,17 juta kilometer.

Umumnya, jarak antara Bumi dan Mars adalah 224 juta km dengan jarak minimum 54,6 juta km. Jadi, menurut NASA, dalam gerhana nanti Mars akan muncul sebagai bintang yang sangat terang dan dapat dilihat dengan mata t*******g, meski tentu tidak sejelas bulan.

Baca juga: Berbagai Mitos Gerhana Bulan di Seluruh Dunia. Ibu Hamil Dilarang …

Gerhana bulan total yang terjadi pada Sabtu dini hari, 28 Juli 2018, pukul 01.00 WIB, juga akan dihiasi dengan kemunculan planet Mars.

Bahkan, menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan Planet Merah ini bisa dilihat. Dia pun berbagi sedikit tips untuk melihatnya.

“Saat cahaya purnama mulai redup dan bulan mulai merah, lihat bintang terang kemerahan di sisi kiri,” ujar Thomas, dikutip Tempo, Kamis (26/7/2018).

“Itu Mars yang juga sedang purnama dan terlihat lebih terang,” jelasnya.

Menurut Thomas, gerhana bulan total dini hari nanti akan menjadi gerhana terlama pada abad ini. Sebabnya, jarak bulan sedang berada di titik terjauh dengan bumi. Selain itu, lintasan gerhana lebih dekat dengan garis tengah lingkaran bumi. “Karena itulah kegelapan bayangan bumi akan jadi lebih lama,” ujar Thomas.