Suhu Turun Hingga Minus 5 Derajat, Dataran Tinggi Dieng Membeku. Lihat Foto-fotonya!


SURATKABAR.ID – Salju turun di Indonesia memang terdengar absurd alias tak mungkin.

Namun, embun di dataran tinggi Dieng beberapa waktu belakangan membeku dan terlihat layaknya salju. Hal ini terjadi karena suhu udara turun hingga di bawah nol derajat Celcius.

Peristiwa unik nan langka ini pun berhasil menarik perhatian netizen. Akun Instagram @kilasviral turut mengunggah fenomena alam yang sangat jarang terjadi di Indonesia ini.

Dalam unggahannya, akun @kilasviral menyebutkan di sejumlah titik di kawasan Dieng suhu udara mencapai minus 5 derajat Celcius pada Rabu (25/7/2018) kemarin. Kemarin, Kamis (26/7/2018), suhu berada di minus 3 derajat Celcius.

Dalam unggahannya, akun ini juga menyertakan sejumlah foto yang menampilkan rerumputan yang terlihat membeku. Terlihat pula air di pipa yang menjadi es.

Baca juga: Viral! Pria Sangar Bertato Tunjukkan Cara Pakai Serbuk Putih, Endingnya Bikin Netizen Meradang

Salah seorang warga Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur, Hasta Priyandono menuturkan bahwa kawasan Candi Arjuna terlihat memutih tertutup embun yang membeku.

“Sekarang dan hari kemarin Dieng memutih terutama di pagi hari. Sebelum mencair karena panas Matahari,” ujarnya, Kamis (26/7/2018), dilansir detik.com.

Hasta melanjutkan, akibat dinginnya suhu udara tersebut, kakinya terasa nyeri saat keluar rumah tanpa sepatu. Meski begitu, warga setempat berbondong-bondong keluar rumah untuk mengabadikan momen langka ini.

“Kaki dan tangan terasa linu karena dingin dan tidak pakai sepatu. Tapi meski dingin banyak yang keluar rumah,” lanjutnya.

Meski menarik wisatawan datang untuk menyaksikan langsung ‘salju’ di kawasan Dieng tersebut, menurut Hasta kedatangannya tak bisa diprediksi.

“Jadi untung-untungan kalau pas nginap di sini pas suhu udara turun pasti dapat (melihat) embun es,” katanya.

[ BACA CAPTION ] Swipe Pemandangan berbeda tampak di dataran tinggi Dieng dalam dua hari ini. Turunnya suhu udara hingga di bawah nol derajat celsius pada kemarin dan hari ini membuat dataran tinggi Dieng memutih Di beberapa titik, suhu udara di Dieng pada Rabu (25/7) sampai minus 5 derajat celsius sedangkan hari ini minus 3 derajat celsius. Salah seorang warga Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Hasta Priyandono menyebutkan di kawasan Candi Arjuna dalam dua hari ini terlihat memutih. Mengingat embun di rumput dan tanah membeku menjadi es. "Sekarang dan hari kemarin Dieng memutih terutama di pagi hari. Sebelum mencair karena panas Matahari," terangnya saat dihubungi detikcom Kamis (26/7/2018). Bahkan, saat ia keluar rumah untuk melihat langsung embun es tersebut kaki terasa 'linu' atau nyeri karena tidak memakai sepatu. Namun demikian, banyak terlihat warga yang keluar rumah untuk mengabadikan embun yang membeku. Jadi untung-untungan kalau pas nginap di sini pas suhu udara turun pasti dapat (melihat) embun es," tuturnya. Diwawancara terpisah, Kepala UPT Dieng Aryadi Darwanto mengimbau untuk wisatawan yang datang ke Dieng untuk bersiap diri dengan suhu udara yang ekstrem. Selain mempersiapkan pakaian dan jaket tebal, kondisi kesehatan tubuh juga perlu diperhatikan 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰 Support selalu kami dengan cara follow @kilasviral @kilasviral @kilasviral Dan kami akan berusaha untuk menyajikan konten – konten yang edukatif dan informatif tentunya akan di kemas secara menarik dan tidak membosankan 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰 #aceh #dagelan #indozone #dieng #memeinajah #riau #semarang #solo #guyonan #pekanbaru #jabar #jateng #depok #bogor #tangerang #jogja #surabaya #jakarta #bandung #viral #wonosobo #indonesia #wonderfullindonesia

A post shared by INFO VIRAL | HIBURAN (@kilasviral) on

Sementara itu, Kepala UPT Dieng Aryadi Darwanto menyarankan agar wisatawan yang datang menyiapkan diri karena dinginnya suhu udara.

“Banyak ngemil tidak apa-apa agar tubuh tetap hangat,” tuturnya.

Berikut foto-fotonya:

1. Air di rumah warga ikut membeku

2. Pipa air dipenuhi es

3. Tanaman yang membeku terlihat makin cantik

4. Fenomena langka ini jadi daya tarik tersendiri

5. Es akan mencair ketika matahari meninggi