Gila! Terobsesi dengan Jerapah, Wanita Ini 5 Tahun Panjangkan Leher Hingga Akhirnya Mengalami…


SURATKABAR.ID – Setiap orang memiliki ketertarikannya sendiri-sendiri. Ada yang terobsesi pada tas, sepatu, makanan, hingga hewan. Dan untuk urusan kecantikan, masing-masing wanita memiliki standar mereka. Berbeda dengan perempuan pada umumnya, wanita ini mengaku terobsesi dengan jerapah!

Ia adalah Sydney Smith, wanita asal Los Angeles, California ini, seperti yang dilansir dari laman Grid.ID, pada Jumat (27/7/2018), sampai menyebut dirinya sebagai “Wanita Jerapah” lantaran obsesinya. Dan ia bermimpi dikenal di seluruh dunia dengan leher panjangnya.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, ia nekat meregangkan leher bertahun-tahun dengan memasang setumpuk cincin logam berat. Cara tersebut diambil Sydney karena terinspirasi dari gaya hidup Suku Kayan di Thailand yang populer dengan gulungan kuningan di leher mereka sebagai simbol kecantikan.

Namun berbeda dengan Suku Kayan, Sydney memakai rangkaian cincin yang dirancang khusus. Ia melalui 5 tahun dengan perlahan menambahkan semakin banyak cincin logam untuk menekan tulang leher. Hingga pada akhirnya tumpukan tersebut mencapai 15 cincin.

Dan baru melalui 5 tahun, Sydney memilih menyerah karena hidupnya menjadi berat. Pasalnya keberadaan benda-benda di lehernya tersebut semakin menyiksa dan membuat dirinya tidak bisa menjalani hari-hari biasa seperti wanita Amerika normal.

Baca Juga: Waspada! Peringatan Keras bagi yang Doyan Keripik Pedas, Seorang Ibu Bagikan Kisah Mengerikan

“Saya tidak bisa menjadi wanita pada umumnya di Amerika Serikat dengan 15 cincin dan leher panjang. Kecuali Anda bersedia mengisolasi diri sendiri, seperti bayi hanya tinggal di rumah, tidak mengemudi, mungkin Anda bisa melakukannya,” jelas Sydney, dikutip Grid.ID dari Daily Mail.

Wanita cantik ini mengaku menjadi sangat tertutup, terisolasi, dan merasa seolah hidupnya dalam segala hal diambil alih cincin-cincin yang terpasang menumpuk di lehernya. Untuk mengembalikan hidup normalnya, ia memilih melepaskan semua cincin logam tersebut.

Meski demikian, Sydney tetap menganggap dirinya sebagai “Wanita Jerapah”. Dan akibat penggunaan cincin logam terlalu lama, ia kini harus menjalani terapi fisik beberapa kali dalam sepekan. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kekakuan yang disebabkan berat cincin selama 5 tahun dipakai.

Usai ia melepas semua cincin tersebut, terlihat luka memar pada tulang selangkanya. Sementara lehernya pun kehilangan kekuatan dan menjadi sangat lemah. Namun ia mengaku tidak menyesal pernah berupaya memanjangkan leher dengan cincin logam.

Kini lehernya telah kembali ke bentuk semula, sama sekali tidak seperti yang dibayangkan orang-orang. Awalnya Sydney memang merasa lehernya menjadi lebih panjang dari ukuran normal. Tetapi lama kelamaan lehernya menyusut ke bentuk normalnya.

Meski dirasa berat, Sydney tetap mengaku hari-harinya dengan cincin logam di leher cukup menyenangkan. “Saya benar-benar menikmati cincin di leher saya. Saya merindukan sensasi berat di tulang selangka, yang dengan cara aneh, sangat menghibur,” pungkas wanita tersebut.