Anas Urbaningrum Tantang Jaksa KPK untuk Sumpah Kutukan karena Ini

SURATKABAR.IDTerpidana kasus korupsi proyek wisma atlet Hambalang Anas Urbaningrum meminta jaksa penuntut umum (JPU) untuk melakukan sumpah mubahalah (kutukan) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mari kita lakukan sumpah kutukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kalau dia salah dia yang akan mendapat kutukan dari Allah,” kata Anas menanggapi penolakan permohonan Peninjaun Kembali (PK) jaksa KPK di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jakarta Pusat, dikutip Jawapos, Kamis (26/7/2018).

Anas mengatakan, perkara hukum yang melilitnya merupakan dunia akhirat. Anas pun mengetahui bahwa tidak ada aturan hukum yang mengatur soal sumpah mubahalah dalam persidangan.

“Kami tahu tidak ada yang mengatur itu (sumpah mubahalal), tapi juga tidak ada yang menentang,” tegas Anas.

Menanggapi permintaan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut, jaksa KPK Ahmad Burhanuddin enggan mengamini permintaan soal sumpah mubahalah tersebut.

Baca juga: Dituding Fitnah SBY, Anas Urbaningrum Sebut Dirinya Sebagai Korban

Dia berpendapat jika kesaksian jaksa akan dipertanggungjawabkan di Padang Mahsyar.

“Kami sebagai jaksa telah disumpah, kalau Pak Anas tidak puas, kita bertemu di bertemu di padang mahsyar,” ucap jaksa.

Pasalnya, perkara hukum yang melilit Anas Urbaningrum telah dibuktikan pada sidang tingkat pertama, pengadilan tinggi hingga kasasi. Sehingga jaksa meminta agar majelis hakim tidak mengamini permintaan PK Anas.

“Majelis hakim sangat baik hari ini karena telah membuka sidang PK ini, sebaiknya segera menyudahi sidang ini,” tutur jaksa.

Sebelumnya, jaksa KPK menolak permohonan PK Anas Urbaningrum. Jaksa menilai tidak ada novum baru dalam pengajuaan PK mantan politikus Demokrat tersebut.

“Menolak seluruh alasan permohonan PK. Kami mohon majelis hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak seluruh alasan PK dari Anas Urbaningrum,” jelas jaksa Ahmad Burhanuddin.