Tak Terima Fotonya Diejek dan Jadi Viral, Dosen Cantik Ini Laporkan PNS ke Polisi


SURATKABAR.ID – Salah satu dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Malang, Maulina Pia Wulandari tengah mengalami kejadian tak menyenangkan. Fotonya yang diunggah di sosial media malah disalahgunakan oleh orang tak bertanggung jawab. Bahkan, foto tersebut kini viral hingga ke beberapa akun dan grup WhatsApp. Foto itu memperlihatkan figur dirinya yang berbadan gemuk kemudian diedit menjadi kurus.

Foto yang telah diedit itu kemudian disandingkan dan diberi caption (keterangan foto) yang bernada ejekan bagi ibu dosen tersebut. Tak pelak, wanita yang kerap disapa Pia itu pun marah. Pia merasa telah dirugikan dengan editan foto tersebut. Apalagi, seperti dikutip dari laporan JawaPos.com, Jumat (27/07/2018), foto itu sudah terlanjur viral jadi bahan olok-olokan di beberapa media sosial.

Pia yang juga menjabat sebagai Public Relation Universitas Brawijaya itu pun kemudian melaporkan kejadian tak menyenangkan itu ke Polres Malang Kota, Kamis (26/07/2018).

Kronologi

Diceritakan Pia, kejadian tersebut diketahuinya pada Senin (23/07/2018) lalu. Waktu itu, ibu dua anak ini menerima pesan singkat melalui WhatsApp (WA) dari seorang sahabatnya. Saat itu, sahabatnya menanyakan apakah Pia mengetahui jika fotonya sudah diedit dan sudah disebarkan ke berbagai grup di WA.

Baca juga: Terbongkar oleh The Guardian, Begini Permainan Buzzer Ahok Selama Pilkada

“Ketika itu, saya baru saja ada kegiatan di kampus. Kemudian, ada sahabat saya yang WA soal hal itu. Saya bilang, saya belum tahu soal foto saya,” ungkapnya kepada pers, Kamis (26/07/2018).

Pia pun kemudian mengecek foto dirinya yang ternyata sudah menyebar kemana-mana itu. Bahkan, temannya yang ada di Jakarta juga mengirimkan foto serupa.

Tak hanya itu, pelaku juga menambahkan percakapan sebagai berikut:

“Bu.. ini photonya dah selesai..”

“Oh udah ya.. berapa biayanya..?”

“Photonya 50 ribu, editannya 500 ribu

“Loh..!! Kok mahal editannya mas..?”

“Ya iya lah bu.. coba ibu beli obat pelangsing sampe bisa sekecil itu kira2 ibu habis biaya berapa.? Pasti jutaan kan?”

“Iya juga ya mas.. haddewww”

Demikian sebagaimana dikutip dari laporan TribunNews.com.

Menurut Pia, editan foto tersebut terkesan tidak sopan. Pada tampilan foto sebelah kiri, Pia tampak anggun dengan kebaya berwarna merah marun. Di foto itu, Pia tampil anggun dengan postur tubuh yang langsing hasil editan. Sementara pada sebelah kanan, tampak foto Pia dengan kondisi tubuh aslinya yang berisi.

Foto itu pun dibumbui dengan caption foto yang menjelaskan mengenai biaya edit foto seperti dijelaskan di atas. Tujuannya, agar orang lain yang mempunyai tubuh besar mau mengedit foto menjadi lebih langsing.

Kemudian, melalui media sosialnya, yakni Instagram dan Facebook pribadinya, Pia mengatakan jika apa yang dilakukan oleh netizen tersebut tidak bermartabat.

“Disana, saya juga mengatakan bahwa akan saya lawan dengan positive attitude saya,” tandas Pia.

Tak disangka, selang dua jam setelah memposting hal tersebut, banyak sekali respon netizen yang datang. Dia mendapat informasi jika editan tersebut ternyata sudah menyebar hampir ke seluruh antero negeri. Mulai dari kumpulan arisan, sekolah, perusahaan BUMN dan pusat pemerintahan di Jakarta juga menerima pesan tersebut, melansir laporan Kompas.com.

“Bahkan, guru anak-anak saya juga menerima foto editan itu,” imbuhnya.

Tak lama kemudian, Pia mendapat pesan dari salah satu netizen di media sosial Facebook (FB) dan memberitahu siapa pelaku yang mengedit dan menyebarkan fotonya itu.

“Ketika itu, saya langsung cek account-nya, inisialnya SR. Saya juga langsung cari background dia,” papar Pia.

Pelaku Staf Pemadam Kebakaran

Pia melanjutkan, SR merupakan salah satu staff PNS yang bekerja di Pemerintah Kota Bontang. Rupanya, dia adalah salah satu staff di Dinas Pemadam Kebakaran.

“Saya cukup kaget ketika melihat background beliau. Beliau juga sempat menghubungi saya dan meminta maaf. Saya bilang, saya terima maafnya. Tapi saya tetap tempuh jalur hukum,” tegas Pia.

Bahkan, Pia langsung menghubungi Wali Kota Bontang dan menyampaikan hal yang dialaminya itu.

“Beliau meminta maaf dan bilang akan segera menindak lanjuti kasus saya ini,” tukasnya lagi.

Pengakuan Pia, dia tetap melaporkan hal itu dengan tuduhan pencemaran nama baik. Pasalnya, selama ini dia mengaku bangga dengan badannya yang gemuk. Dia sendiri tidak suka jika foto dirinya diedit menjadi langsing.

“Saya selama ini memberikan edukasi kepada netizen untuk bijak dalam bersosial media. Mereka harus punya martabat dan harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Saya juga termasuk penggiat perempuan berbadan besar seperti saya, jadi saya ingin edukasi mereka,” tutur Pia menjabarkan.

Setelah melakukan laporan ini, Pia ingin agar SR mau meminta maaf kepadanya melalui media nasional. Pasalnya, fotonya juga sudah viral ke seluruh Indonesia.

“Setelah minta maaf, nanti laporan baru akan saya cabut,” pungkas Pia.