Waspada! Peringatan Keras bagi yang Doyan Keripik Pedas, Seorang Ibu Bagikan Kisah Mengerikan


SURATKABAR.ID – Siapa bisa menolak makanan pedas, apalagi keripik? Rasanya yang begitu menggigit bisa membantu menyingkirkan kegundahan hati. Ditambah dengan bumbu gurih, keripik pedas menjadi pilihan terbaik untuk menemani waktu menyenangkan bersama teman-teman.

Namun ingatlah selalu, bahwa apapun yang berlebihan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Demikian juga dengan keripik pedas. Seperti pengalaman mengerikan yang dibagikan oleh seorang ibu dari Tennesee, Amerika Serikat satu ini.

Rene Craighead, seperti dilansir dari laman Tribunnews.com, pada Kamis (26/7/2018), dilaporkan harus menjalani operasi empedu. Alasannya cukup mengejutkan. Rupanya ia terlalu sering memakan makanan ringan pedas dan gurih dalam kemasan.

Melalui wawancara oleh media lokal WREG, putri remaja wanita tersebut bisa menghabiskan empat bungkus besar keripik pedas setiap minggu. Hingga pada akhirnya, tiba-tiba Rene mengeluh merasa sakit pada perutnya. Dan di rumah sakit, dokter mengungkapkan ada kerusakan empedu.

Sang ibu meyakini bahwa masalah yang dialami putrinya dikarenakan terlalu banyak makan keripik pedas kemasan. Namun apakah benar hanya lantaran terlalu banyak makan keripik pedas bisa sampai merusak empedu?

Baca Juga: Kerongkongan Pria Ini Berlubang Usai Santap Cabai Terpedas Di Dunia

Para pakar yang diwawancarai Live Science, pada Selasa (24/7) lalu, mengungkapkan faktor penyebab empedu bisa mengalami kerusakan ternyata bukanlah makanan pedas, melainkan makanan-makanan berlemak tinggi, seperti keripik. Ada banyak makanan ringan pedas yang tinggi kadar lemak.

“Sepengetahuanku, makanan pedas tidak selalu mengakibatkan masalah empedu. Tapi, konsumsi lemak berlebih adalah faktor risikonya,” jelas Dr Sabrena Noria, asisten profesor bedah dari The Ohio State University Wexner Medical Center, dikutip dari Tribunnews.com.

Tak berbeda dengan Dr Sabrena Noria, Dr Carrie Firestone Baum, pakar gastroenterologi anak-anak di Nickaus Children’s Hospital, Miami mengungkapkan hal serupa. Meski demikian, ia menyangsikan kebenaran makanan ringan pedas sebagai faktor utama penyebab masalah empedu.

Dalam kasus Rene sendiri, Baum mengaku tidak mengetahui apakah hanya karena mengkonsumsi makanan ringan pedas dapat menimbulkan masalah besar pada empedu. Ia hanya mengungkapkan bahwa makanan ringan pedas berisiko tinggi menyebabkan gastritis alias iritasi perut.

“Kami sering mendapati remaja datang ke sini mengeluhkan sakit perut karena makan keripik pedas (dalam jumlah besar) setiap minggu,” jelas Noria yang lebih lanjut mengimbau kepada semua orang untuk lebih membatasi konsumsi makanan ringan pedas.