Terbongkar! Benda-Benda Mencurigakan Ditemukan di Sel Palsu Setnov, Ada Barang Wanita


SURATKABAR.ID – Tim Mata Najwa membuntuti Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, pada Sabtu (21/7) lalu. Salah satu sel narapidana (napi) langsung menarik perhatian, yakni sel milik Setya Novanto.

Dilansir dari laman Detik.com, pada Kamis (26/7/2018), ditemukan begitu banyak kejanggalan saat tim mulai menginjakkan kaki di bilik yang ditempati Setnov. Bagaimana tidak, sel tersebut terlihat sangat sederhana dibandingkan dengan sel-sel napi korupsi lainnya.

Kebenaran pun terkuak. Pasalnya, sel tersebut ternyata bukanlah sel asli yang ditempati terpidana kasus dugaan mega korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Baik di luar, maupun di dalam sel, terlihat dengan begitu jelas sejumlah keanehan.

Pertama, kecuriggaan terlihat di bagian luar sel, tepatnya pada daftar nomor penghuni sel. Nama Setya Novanto terlihat mencolok karena berbeda dengan nama-nama para napi lainnya. Diduga tempelan nama tersebut baru-baru saja dipasang.

Selain itu, kertas identitas yang dipasang di depan pintu sel palsu tersebut juga terlihat baru. Padahal, untuk diketahui, Setya Novanto sudah sekitar 3 bulan lamanya menjadi penghuni Lapas Sukamiskin. Dan kejanggalan tersebut belum seberapa dibandingkan dengan hal-hal yang ditemukan di dalam sel.

Baca Juga: Selain Sukamiskin, Ini Deretan Kasus Fasilitas Mewah di Sel Indonesia

Memasuki bagian dalam sel, perhatian tim Mata Najwa langsung tertuju pada sejumlah benda yang berjajar rapi di atas semacam meja rias. Di sana terlihat beberapa parfum perempuan,  yakni Body Mist Pucelle dan Victoria’s Secret Body Mist Pure Seduction. Juga pewarna rambut merah seharga belasan ribu rupiah.

Itu belum semuanya. sang pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab menemukan produk kebersihan beserta makanan di ruangan tersebut. Semua benda ini disebut sama sekali tidak mencerminkan profil Setya Novanto.

Terkait penemuan tersebut, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengamini pendapat Najwa Shihab yang menyebut benda-benda serta makanan di dalam sel Setnov terlihat sangat mencurigakan.

Semakin mencurigakan, ketika Setya Novanto menunjukkan kepada tim Mata Najwa nasi goreng makan malamnya yang masih utuh. Nasi goreng bungkus yang diakuinya seharga 20 ribuan rupiah ini sedikitpun belum terjamah.

Mengaku tengah membaca Al Qur’an ketika sidak, rupanya Novanto hanya membaca buku kosakata Al Qur’an yang hanya berupa fotokopian. Najwa juga menyoroti tidak ditemukannya tumpukan pakaian di dalam sel yang ditempati Novanto.