Kali Item Jadi Sorotan Media Asing, Anies Santai Bilang Begini


SURATKABAR.ID – Kali Sentiong atau disebut Kali Item ditutup menggunakan jaring hitam atau waring atas keputusan Pemerintah DKI Jakarta.

Penutupan tersebut dilakukan agar bau tak sedap di Kali Item tak menyebar ke lokasi di sekitarnya. Selain itu juga sebagai persiapan Asian Games 2018 karena letaknya yang dekat dengan wisma atlet.

Tak disangka, penutupan Kali Item tersebut menjadi sorotan media asing. Pada 20 Juli 2018 lalu, Channel News Asia merilis tulisan berjudul ‘Jakarta covers up ‘stinky, toxic’ river near Asian Games village’.

Mengenai pemberitaan oleh media asing ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyalahkan media nasional. Menurutnya, jika media nasional tak memberitakannya, media asing pasti tak akan ikut-ikutan.

“Tentu (diberitakan media asing) karena diberitakan oleh media nasional. Jadi media internasional itu hanya mengambil dari media lokal,” tutur Anies di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018), dilansir cnnindonesia.com.

Baca juga: Takmir Masjid di Malang Lunasi Denda PLN Rp 10 Juta Pakai Uang Receh Sekarung

Anies melanjutkan, media nasional seharusnya memberikan gambaran positif mengenai Asian Games 2018 yang kali ini digelar di Indonesia.

“Bila teman-teman mengambil sisi suram, maka itulah yang akan diikuti diambil oleh media internasional juga. Bila media lokal ambil sisi cerah, itu pula yang akan diambil,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia meminta pada awak media nasional agar memberitakan hal-hal positif mengenai Asian Games 2018. Anies mengaku tak ingin citra Indonesia sebagai tuan rumah tercoreng di mata dunia.

“Kalau saya, mari kita tunjukkan Indonesia yang positif, Indonesia yang baik,” tegasnya,

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga meminta agar netizen tak terpancing pemberitaan soal Kali Item. Menurutnya, momen ini seharusnya digunakan sebagai kesempatan untuk menunjukkan pada media asing bahwa Indonesia telah siap menggelar Asian Games.

“Ini justru kesempatan kita untuk bersatu, kita tunjukkan kepada asing bahwa kita mampu. Jangan mempertanyakan kemampuan kita, kita ini bangsa besar,” ujar Sandi, Senin (23/7/2018) kemarin.