Selain Sukamiskin, Ini Deretan Kasus Fasilitas Mewah di Sel Indonesia


SURATKABAR.ID  Lagi, sel mewah untuk narapidana ditemukan. Mereka yang harusnya mendapatkan hukuman untuk tidur di hotel prodeo tanpa fasilitas justru merasakan kemewahan.

Penangkapan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Wahid Husen oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah rangkaian panjang praktik suap dalam hotel prodeo yang tujuan awalnya untuk membina orang jahat menjadi baik.

Ini deretan kasus fasilitas mewah yang ada di sel Indonesia

  1. Freddy Budiman

Pada September 2013, Gembong narkoba yang sudah dieksekusi mati Freddy Budiman juga sempat menghebohkan. Meski tinggal di dalam ruangan sel di Lapas Cipinang, ia masih mengendalikan peredaran narkoba.

Dilansir dari Kompas.com, Dia memiliki ruang atau dikenal dengan ‘bilik asmara’.

Baca Juga: Ternyata Begini Fasilitas ‘Wah’ Koruptor di Sukamiskin. Biayanya Sampai Ratusan Juta

  1. Gayus Tambunan

Pada November 2010, nama Gayus HP Tambunan kembali mencuat, manakala terdakwa kasus mafia pajak ini keluar dari Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua. Saat Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak dan ternyata diketahui tahanan kasus mafia pajak ini tidak ada di selnya.

  1. Artalyta Suryani alias Ayin

Pada Minggu, (10/1/2010) malam, anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum yang dipimpin Denny Indrayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Di antaranya ke ruang terpidana Ayin dan Limarita alias Aling terpidana seumur hidup dalam kasus narkoba.

Sedangkan di ruangan Aling terdapat kamar khusus berukuran 3 x 3 meter dengan memiliki televisi layar datar ukuran 20 inchi serta dinding ruangannya telah disulap dengan motif daun serta bunga.

  1. Haryanto Chandra alias Gombak

Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Rabu (31/5/2018), menemukan ruangan sel mewah yang ada di lapas Cipinang yang ditempati Gombak.

Bahkan disana terdapat CCTV untuk memonitor setiap orang yang datang.