Tuai Banyak Kritikan Soal Jabatan Barunya, Ngabalin Santai Jawab Begini


SURATKABAR.ID Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I menggantikan anggota yang lama, Selby Nugraha Rahman.

Keputusan itu dilakukan oleh Kementerian BUMN melalui pengumuman perubahan susunan Dewan Komisaris AP I.

Waketum Gerindra Fadli Zon lantas menyebut posisi Ngabalin di AP I sebagai hadiah karena sudah mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nah PKB menerangkan, kinerja apik Ngabalin di AP I bisa membantahkan berbagai sinisme yang ada.

“Tentu akan banyak yang sinis mempertanyakan. Nah Pak Ngabalin harus menjawab sinisme yang ada dengan kinerja yang membuat AP I semakin baik,” tutur Wasekjen PKB Daniel Johan, Kamis (19/7/2018), dilansir dari Detik.com.

Baca Juga: Pengangkatannya sebagai Komisaris AP l Disebut Balas Jasa Jokowi, Ngabalin: Ini kan Normal-Normal Saja

Daniel juga mengatakan, Ngabalin bisa membantah tuduhan yang ada jika pengangkatannya tersebut berdasarkan pertimbangan professional.

Menuai banya kritikan, Ngabalin membantah jika penunjukannya tersebut disebut sebagai balas jasa dari Presiden Joko Widodo. Sebab,

 Ngabalin mengklaim pembicaraan mengenai penunjukannya sebagai komisaris sudah terjadi sejak awal tahun. Sementara, ia baru masuk ke Istana pada Mei 2018.

“Sudah lama, awal-awal tahun ini sudah ada pembicaraan ini. Ini biasa saja. Ini tentu kepercayaan sama seperti orang lain diangkat jadi direktur, presiden komisaris dan lain-lain,” terang Ngabalin.

Kendati demikian, Ngabalin enggan mengungkapkan lebih jauh mengenai proses penunjukannya hingga ia diangkat menjadi Komisaris AP I . Menurut dia, prosesnya berjalan normal-normal saja.

“Ini kan proses pengangkatan dan pemberhentian seorang komisaris, kan normal-normal saja. Yang jadi berita heboh itu karena ada Ali Mochtar Ngabalin,” ujar politisi Golkar ini.

Ngabalin mengaku, akan tetap menjalankan tugas sebagai Tenaga Ahli Utama di Kedeputian IV KSP yang membidangi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi.