Mengenaskan! Seorang Bayi Tewas Overdosis Usai Diberi ASI, Tak Disangka Ternyata Begini Fakta Sebenarnya


    SURATKABAR.ID – Tumbuh kembang si kecil dimulai dengan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif hingga buah hati berusia 2 tahun. Selain dapat mempererat ikatan ibu dan anak, susu ibu juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan  oleh si bayi.

    Namun tidak demikian dengan seorang bayi yang baru berusia 3 bulan asal New Britain, Pennsylvania. Ia malah dikabarkan meninggal dunia usai minum ASI sang ibu. Penyebabnya benar-benar di luar dugaan, yakni karena overdosis, seperti diwartakan oleh Grid.ID, pada Kamis (19/7/2018).

    Sebenarnya, sesaat sebelum insiden mengerikan tersebut terjadi, si ibu baru saja mengonsumsi metadon. Metadon sendiri merupakan sejenis obat yang berfungsi sebagai analgesic, sekaligus untuk mengobati kecanduan heroin, morfin, dan kodein.

    Padahal ayah dari bayi malang tersebut, seperti dilansir Grid.ID dari rsvplive.ie, Selasa (17/8/2018), telah menyiapkan sebotol susu formula untuk sang buah hati sebelum dirinya berangkat bekerja. Namun botol susu tersebut tak diberikan kepada sang istri yang sedang berada di kamar bersama anak mereka.

    Baca Juga: Maniak! Masih 11 Tahun, Bocah Ini Sudah Jadi Penjagal Paling Bengis

    Dan karena terlalu malas untuk keluar kamar dan mengambil botol susu formula, si ibu nekat memutuskan memberikan ASI kepada bayi mereka. Berselang satu jam setelah meminum ASI, cairan keluar dari mulut si bayi.

    Menurut laporan, penyebab bayi malang itu meninggal adalah karena terkena serangan jantung sekaligus overdosis. Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan, di dalam darah bayi itu ditemukan kandungan metadon, amfetamin, dan metafetamin.

    Ketika dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, ibu dari bayi tersebut mengaku memilih memberikan ASI kepada anaknya lantaran terlalu malas untuk beranjak dari ranjang dan menyiapkan susu formula untuk sang buah hati.

    Atas kejadian mengenaskan ini, ibu dari bayi tersebut langsung menjadi tersangka utama dalam kasus percobaanpembunuhan terhadap anaknya sendiri. Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia akan segera menghadapi persidangan dalam waktu dekat ini.