Ogah Nyaleg dan Putuskan Akan Tetap di PKS, Tak Disangka Begini Alasan Fahri Hamzah


SURATKABAR.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah mengaku tidak akan ikut maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Pasalnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan tidak akan mencalonkan dirinya.

Meski demikian, seperti yang dilansir dari laman Tempo.co, pada Senin (16/7/2018), Fahri dengan tegas mengklaim dirinya tetap akan bertahan dan tidak pindah dari PKS. Hal tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun media sosial Twitter miliknya pada Senin (16/7).

“Saya tidak nyaleg karena PKS tidak mau. Saya enggak akan pindah,” demikian cuitan Fahri Hamzah, seperti yang dikutip dari laman Tempo.co.

Adapun alasan Fahri memutuskan untuk tidak keluar dari PKS adalah, menurutnya partai tersebut wajib diselamatkan. Lebih lanjut, Fahri menilai bahwa pimpinan yang ada di dalam partai politik tersebutlah yang harus diganti.

“Kasihan kader yang berjuang dari bawah. Pimpinan saja yang perlu diganti. Terlalu banyak berbuat salah,” tambah Fahri, masih melalui akun Twitter-nya.

Baca Juga: Jubir PSI Merasa Kasihan Kepada Fahri Hamzah dan Amien Rais

Seperti yang diketahui, polemic antara Fahri Hamsah dengan Presiden PKS Sohibul Iman sudah sejak lama memanas. Bahkan Fahri sempat dipecat dari PKS. Dan terkait hal tersebut, Sohibul Iman yang menandatangani surat pemecatan Fahri Hamzah.

Tidak terima dengan keputusan petinggi PKS, Fahri memutuskan untuk menggugak keputusannya. Lalu pada Desember 2016, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Fahri yang kekeh melawan keputusan Sohibul Iman atas pemecatan dirinya.

Melihat putusan Pengadilan Jakarta Selatan, PKS tak tinggal diam dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Namun sayangnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak pengajuan banding oleh PKS.

Belum selesai sampai di sana, keputusan pemecatan tersebut berbuntut pada Fahri Hamzah yang melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman dengan tuduhan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Dan hingga detik ini, kasus tersebut masih berlanjut di Polda Metro Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Raden Prabowo Argo Yuwono, seperti dilansir dari Tempo.co, pada Selasa (26/6/2018), menyampaikan bahwa laporan Fahri Hamzah terhadap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman masih dalam tahap penyelidikan.

Argo menegaskan, polisi tak pernah menghentikan laporan yang dibuat oleh Fahri Hamzah. “Bisa dilanjutkan. Ini masih penyelidikan,” jelas Argo ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/6).