Tak Semanis Kisah Lalu Zohri, Atlet Lompat Galah Idan Fauzan Gagal Berangkat ke Finlandia Gara-Gara Ini


SURATKABAR.ID – Sukses mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional, sosok Lalu Muhammad Zohri yang awalnya hanya dipandang sebelah mata kini dielu-elukan dan banjir apresiasi dari masyarakat luas. Termasuk dari para petinggi Tanah Air.

Namun di balik keberhasilan Lalu Zohri menyabet medali emas dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 2018 yang diselenggarakan di Finlandia, ada kisah putra bangsa lainnya yang tidak kalah menyentuh. Ia adalah Idan Fauzan Richsan, atlet lompat galah asal Indonesia.

Atlet lompat galah ini, seperti yang dilansir dari laman Grid.ID, pada Minggu (15/7/2018), sejatinya akan turut berjuang bersama Zohri di Finlandia. Namun karena alasan yang sangat sepele, ia gagal berangkat. Hal tersebut diungkapkan oleh pemilik akun Twitter @arieparikesit, pada Jumat (13/7) lalu.

Idan Fauzan, atlet lompat galah U20 yang harusnya pergi ke Tampere bareng Zohri dan atlet pelari gawang gagal berangkat karena alasan agak lucu, da ada maskapai mau angkut galahnya. Padahal tahun lalu Idan berlaga di Nairobi, pbnya lumayan 5,20, artinya layak masuk final,” tulis @arieparikesit, dikutip dari Grid.ID.

Gagalnya Idan berangkat dan membela Indonesia di Finlandia tentu sangat disesalkan pemilik akun @arieparikesit. “Hal seperti ini harusnya bisa diantisipasi Pak @jokowi Pak Menpora @imam_nahrawi. Atlet butuh berkembang dan kesempatan berlaga di dunia Internasional, tidak butuh renovasi rumah, uang ratusan juta atau kendaraan, nanti mereka bisa cari sendiri kalau sudah berprestasi,” tandasnya.

Baca Juga: Lalu Zohri, Sang Juara Dunia yang Dipandang Sebelah Mata dan Ultimatum dari PB PASI

Fakta yang semakin disayangkan adalah, tak disangka ternyata atlet lompat galah lainnya yang juga bertanding di Finlandia bisa langsung terbang tanpa ada kendala aneh dari pihak maskapai. Hal ini membuktikan alasan maskapai menolak Idan terlalu tak masuk akal.

Jadi alasan maskapai menolak membawa galah Idan Fauzan tuh agak gimana gitu yah, karena buktinya puluhan atlit lompat galah lain berlatih di Tampere, dan Idan juga tahun lalu berlaga di Naironi, Kenya. Di sini peran pemerintah sangat penting Pak @jokowi Pak @imam_nahrawi,” seloroh @arieparikesit.

Lebih lanjut, akun tersebut mengungkapkan bahwa membawa galah ke dalam pesawat untuk berlaga di luar negeri memang bukan perkara mudah. Namun hal tersebut tentu dapat dipersiapkan jauh hari sebelumnya.

Membawa galah di pesawat untuk berlaga di laur negeri memang tidak mudah, namun bila dipersiapkan jauh hari bisa saja, banyak sekali kisah tentang ini. Team NZ sampai buat SOP khusus. Dan anehnya Idan pernah berangkat ke Kenya berlaga lompat galah,” tambah @arieparikesit.

Perjuangan Idan Fauzan Richsan

Sebagai informasi, seperti yang dilansir Grid.ID dari Bolasport.com, Idan Fauzan Richsan sebagai atlet atletik Indonesia, merupakan peraih medali emas lompat galah dalam uji coba alias test event untuk Asian Games 2018, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Selasa (13/2) lalu.

Dan dalam perlombaan tersebut, sang atlet remaja ini berhasil melakukan lompatan dengan tinggi 4,90 meter. Dengan rekor tersebut, pelatih Idan, Sainih, sampai menyebut bahwa anak asuhnya ini akan dipersiapkan untuk Kejuaraan Dunia Junior.

Itu artinya, Asian Games 2018 mendatang tidak menjadi ajang prioritas untuk Idan. “Dia masih ikut Kejuaraan Dunia Junior. Kalau dia sudah ikut tingkat Kejuaraan Dunia tingkat senior, barulah kami siapkan Idan untuk Asian Games,” jelas Sainih.