Astaga! Pria Ini Diculik dan Diperkosa Tiga Wanita Selama Tiga Hari


SURATKABAR.ID – Sebuah kasus tak lazim baru-baru ini terjadi. Kasus tersebut melibatkan tindakan penculikan dan p*emerkosaan beramai-ramai. Kejadian yang menimpa seorang pria tersebut kemudian diusut oleh Kepolisian kota Pretoria, Afrika Selatan. Ketiga pelakunya yang merupakan perempuan muda diduga tak hanya melakukan penculikan, namun juga p*emerkosaan.

Mengutip laporan Kompas.com, Sabtu (14/07/2018), kasus ini baru diketahui setelah korban, seorang pria yang berusia 23 tahun, melapor kepada polisi. Sebelumnya, dia diculik dan diperkosa selama tiga hari.

Disuntik Pingsan

Kepada polisi, pria asal Pretoria itu mengungkapkan, pada 19 Mei 2018 lalu dia menghentikan sebuah taksi. Namun siapa yang menyangka jika di dalam taksi itu sudah ada tiga orang perempuan muda.

Dituturkan oleh Juru Bicara kepolisian Prestoria Kapten Collette Weilbach, pria itu menceritakan salah seorang wanita dalam taksi itu memerintahkan dia duduk di kursi depan. Tanpa menaruh curiga, pria itu kemudian masuk ke dalam taksi dan duduk di kursi depan.

Baca juga: Tak Tahu Sedang Hamil karena Haidnya Lancar, Wanita Ini Tiba-tiba Lahiran di Toilet!

“Saat itulah, dia merasakan sebuah suntikan di lehernya yang membuatnya jatuh pingsan,” ujar Colette, mengutip laman Mirror.

Colette melanjutkan, saat siuman, tahu-tahu pria itu sudah berada di sebuah kamar dengan tempat tidur berukuran “single”.

“Para perempuan itu kemudian memaksa dia menenggak minuman berenergi sebelum kemudian bergantian memerkosa dia,” imbuh Colette.

Colette menambahkan, setelah tiga hari diculik dan diperkosa, pria itu kemudian ditinggalkan begitu saja di sebuah lahan kosong di Benoni sekitar 48 kilometer sebelah selatan Pretoria.

Menurut penuturan Kapten Colette, pria itu terlihat sangat trauma dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis.

“Kepolisian Afrika Selatan menganggap semua kasus pelecehan seksual sebagai masalah serius apapun gender korbannya,” tandas Colette.

Polisi kini tengah memburu ketiga wanita itu serta sang pengemudi taksi. Mereka juga meminta warga menghubungi polisi jika sekiranya mendengar dan mengetahui informasi mengenai para tersangka yang kini jadi buronan tersebut. Kepolisian juga menyelidiki kemungkinan kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, namun sayang luput dari pantauan mereka selama ini.