Terperangkap 17 Hari, Ternyata Begini Cara Para Remaja Thailand Bertahan di Gua dengan Bekal yang Minim


SURATKABAR.ID – Perjalanan 12 anggota tim sepak bola remaja Thailand dan pelatihnya ke gua Tham Luang Nang Non mungkin dibayangkan bakal seru. Namun, ketika aliran air deras masuk ke dalam gua segalanya berubah. Mereka terjebak di sana.

Operasi penyelamatan 12 remaja Thailand dan pelatih sepak bola mereka dari dalam gua tempat mereka terperangkap selama 17 hari dianggap sebagai mukjizat. Anggota tim SAR menggambarkannya sebagai misi mustahil yang akhirnya bisa diselesaikan dengan sukses.

Dilansir dari Detik.com, salah satu wartawan meliput proses penyelamatan mengatakan, ada beberapa faktor yang mungkin membantu para remaja ini bertahan hidup. Mereka ditemukan pada hari kesembilan sejak dinyatakan hilang pada Sabtu (23/6/2018).

Saat mereka ditemukan, baik fisik dan mental berada dalam keadaan sehat. Bahkan terlihat dalam beberapa gambar mereka tersenyum saat mendengar candaan tim penyelemat.

Baca Juga: Pengorbanan Warga Thailand untuk Evakuasi Anak di Gua, Sampai Rela Sawahnya Banjir

Mereka adalah para pemain sepak bola, yang bisa dibayangkan tentu memiliki ketahanan fisik di atas remaja-remaja pada umumnya. Sebagai atlet, mereka biasa latihan bersama dan dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat satu sama lain.

Para psikolog mengatakan, faktor kebersamaan bisa membantu seseorang bertahan hidup di situasi yang sangat sulit dan menantang seperti ini. Diperkirakan, bekal makanan yang mereka bawa dibagi dan dimakan dengan sangat cermat, untuk memastikan mereka bisa bertahan selama mungkin di dalam gua.

Pelatih mereka, Ekkapol Chantawong, yang biasa disapa Ake, meminta para remaja ini melakukan meditasi dan memberi jatah makanannya untuk mereka, kata tim penyelam yang menemukan mereka.

Selain itu, Ake meminta para remaja meminum air yang menetes dari langit-langit gua, bukan dari air tanah yang kotor. Setelah lokasi mereka ditemukan, tim SAR memberi mereka makanan dalam bentuk gel yang memiliki kandungan protein yang tinggi, dan kemudian memberi mereka makanan dalam bentuk normal.