Sandiaga Uno: Menangkan Hati Emak-emak Kalau Mau Menang Pilpres


SURATKABAR.ID – Seminar tentang perekonomian di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, pada Kamis (12/07/2018) hari ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Dalam sambutannya, Sandi sempat menyinggung soal Pilpres 2019.

Awalnya Sandi menerangkan bahwa Pemprov DKI sedang berusaha menstabilkan harga pangan di semua wilayah Jakarta. Terlebih jika mengingat saat ini nilai tukar Rupiah terhadap Dolar sudah di atas Rp 14.000.

“Kita akan menjalin kerjasama langsung dengan petani agar harga sembako bisa distabilkan. Di mana di hilirnya akan minta ke PD Pasar Jaya,” kata Sandi di Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (12/07/2018). Seperti dikutip dari laporan OkeZone.com.

Namun tiba-tiba, Sandiaga menyinggung soal sosok yang akan memenangi Pilpres 2019. Menurutnya, sosok tersebut adalah yang mampu mengambil hati ’emak-emak’.

“Pilpres 2019, ini mungkin akan dimenangkan oleh emak-emak. Jadi siapa nanti calonnya harus bisa mengambil hati emak-emak,” tutur Sandi yang langsung disambut tepuk tangan pada mahasiswa.

Baca juga: Bukan Prabowo, Koalisi PKS Lebih Setuju Anies yang Jadi Capres

Sosok yang Bisa Ambil Hati Ibu Rumah Tangga

Lebih lanjut, Sandiaga juga mengatakan ekonomi masih menjadi masalah utama bagi warga. Menurutnya, siapapun pemimpin negara ini yang berikutnya harus bisa menghadirkan solusi atas permasalahan tersebut.

“Isu utama hal paling terpenting adalah lapangan pekerjaan, harga cabai, harga telur, harga ayam, semua naik,” ujar Sandiaga, sebagaimana dikutip dari laporan Detik.com.

Mengenai Pilpres 2019, Sandia menyinggung kemungkinan bahwa siapapun pemimpin yang terpilih nanti adalah pemimpin yang mampu menggaet hati ibu-ibu rumah tangga, terutama dalam memberikan solusi mengenai masalah ekonomi.

“Siapapun yang menang itu siapa yang bisa memenangkan hati emak-emak,” ujar Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, Pemprov DKI saat ini sedang berfokus menstabilkan harga pangan di saat nilai tukar Rupiah terhadap Dollar kini mencapai Rp 15.000. Sandiaga berujar pihaknya akan menjalin kerjasama langsung dengan petani agar harga sembako bisa distabilkan.

“Kita sampaikan bahwa kita akan bersinergi dengan para petani,” sebutnya.