Bertambah, Korban Tewas Kebakaran Gedung Kemenhub Jadi 4 Orang


    SURATKABAR.ID – Korban yang tewas dalam insiden kebakaran di gedung Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (08/07/2018) kini bertambah jadi 4 orang. Setelah 3 orang korban ditemukan, satu lagi korban tewas berhasil dievakuasi.

    “Iya korban tewas ada 4 orang,” tutur seorang petugas bagian komunikasi Sudin Damkar Jakarta Pusat Adi Nugroho saat dikonfirmasi tim wartawan, Minggu (08/07/2018). Demikian sebagaimana dikutip dari laporan Kompas.com.

    Selain itu, petugas juga kembali mengevakuasi 6 korban selamat lainnya sehingga total korban selamat yang berhasil dievakuasi berjumlah 20 orang. Disebutkan Adi, saat ini petugas masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

    “Masih ada asap di dalam (gedung Kemenhub),” imbuhnya.

    Diketahui, kebakaran gedung Kemenhub pertama kali dilaporkan sekitar pukul 04.20 WIB. Api diduga berasal dari ruang CCTV gedung yang sedang dilakukan renovasi. Hingga berita ini ditayangkan, masih belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

    Baca juga: Saat Gerindra Singgung Rekam Jejak Politik TGB Zainul Majdi

    Sebelumnya diberitakan, hingga pukul 09.00 WIB dilaporkan, tiga orang ditemukan tewas dan 14 orang dievakuasi dalam kondisi selamat dalam kebakaran di gedung Kementerian Perhubungan. Ketiga orang itu disebutkan sebagai dua kontraktor dari proyek renovasi yang sedang berlangsung di Kemenhub dan seorang pegawai.

    Pendinginan dan Penyisiran

    Sementara itu, mengutip reportase Liputan6.com, petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta yang enggan disebut namanya juga membenarkan bahwa jumlah korban kini bertambah jadi 4 orang.

    “Betul (korban tewas yang sudah dievakuasi 4 orang). Ditemukan di lantai 5, 8, 11, dan 12,” beber petugas tersebut saat dihubungi, Jakarta, Minggu (08/07/2018).

    Saat ini petugas yang ada di lapangan tengah melakukan pendinginan, mengusir asap, dan menyisir korban di Gedung Kemenhub. Penyisiran dilakukan hingga lantai 12 atau rooftop gedung tersebut.

    “Kalau korban selamat jumlahnya belum pasti karena ada yang belum sempat didata dan langsung mendapat penanganan medis. Sekitar belasan orang,” tambahnya melanjutkan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 4.00 WIB subuh tadi. Sebanyak 17 unit mobil kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 7.00 WIB.

    Wagub Turun Langsung

    Terkait hal ini, Wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno turun langsung memantau proses evakuasi di dampingi Kepala Dinas Gulkarmat bapak Subejo dan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu.

    Staf Kemenhub Supandi menyebutkan sejumlah orang yang merupakan pekerja renovasi terjebak di lantai 18 gedung Kementerian Perhubungan di Jakarta.

    “Ruangan lantai 18 gedung Kemenhub sedang direnovasi, ada tukang yang terjebak di sana,” ujar Supandi di Jakarta, Minggu (08/07/2018) seperti dikutip dari laporan Antara.

    Dijelaskan Supandi, karena ruang di lantai 18 Kemenhub tengah direnovasi, dirinya mendapat tugas dari atasannya untuk menjaga atau menjadi mandor bagi para pekerja yang bertugas.

    Rumahnya yang dekat dari Gedung Kemenhub membuat Supandi diperkenankan memantau tukang dari kediamannya. Saat subuh tiba, dia menerima informasi bahwa gedung mengalami kebakaran.

    Teriakan Minta Tolong

    Supandi menambahkan, jendela di lantai 18 tempat tukang itu bekerja terbuka, dan para pekerja tampak berteriak dari jendela itu. Namun, karena tidak terdengar, para pekerja itu menuliskan pesan di sebuah kertas dan menjatuhkannya ke bawah.

    “Isi pesannya, ‘tolong, di sini banyak asap’, tangga darurat gelap’,” tutur Supandi.

    Dia mengungkapkan, berdasarkan dugaan sementara, api berasal dari lantai parkir P5 atau P6. Di tempat itu terdapat genset dan server.

    “Mungkin karena di situ terbakar, jadi asap membumbung sampai ke lantai paling atas, menyebabkan tangga darurat gelap dipenuhi asap, tukang tidak bisa keluar,” sambungnya melanjutkan.

    Kabar terakhir, petugas masih berusaha mengevakuasi para tukang di lantai 18. Selain itu, ada pula karyawan yang terjebak di lantai 11.

    Semua korban yang terjebak masih mengirimkan pesan melalui berbagai media, antara lain kertas, kardus air mineral dan lain-lain. Berdasarkan pantauan tim pers, ada satu korban diduga telah meninggal dunia telah dievakuasi oleh petugas.