Mengejutkan! Mirip Nining Sunarsih, 4 Orang Ini Sengaja Menghilang dan Palsukan Kematian Mereka


SURATKABAR.ID – Kasus kematian palsu Nining Sunarsih yang sengaja menghilang dengan alasan tenggelam kemudian tiba-tiba muncul kembali setelah 1,5 tahun sukses menggemparkan masyarakat luas. Dan rupanya hal semacam itu tak hanya terjadi di Indonesia saja.

Menurut catatan sejarah, seperti yang dihimpun Grid.ID, pada Sabtu (7/7/2018), ternyata ada beberapa orang yang dengan sengaja menghilang dan memalsukan kematian mereka sendiri. Hal tersebut tidak hanya dilakukan untuk melarikan diri dari masalah keuangan seperti Nining saja.

Arkady Babchenko

Baru saja terjadi pada 29 Mei 2018, seperti dilansir Grid.ID dari Vox.com, Arkady yang merupakan seorang jurnalis Rusia ditemukan tertelungkup di amartemennya di Kiev, Ukraina. Darah terlihat membasahi kaosnya. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit.

Tetapi keesokan harinya, Arkady malah tampil di sebuah konferensi pers didampingi Security Service of Ukraine. Ia menyatakan bahwa telah memalsukan kematiannya dengan 3 lubang peluru palsu dan darah babi untuk menghindari ancaman agen rahasia yang bakal menghabisi nyawanya.

Baca Juga: Misteri Kematian 11 Anggota Keluarga Gantung Diri Mulai Tersingkap, Polisi Temukan Bukti Aneh

John Stonehouse

Salah satu kematian palsu paling terkenal di dunia adalah kasus John Stonehouse. Ia dilaporkan hilang dan tenggelam di lepas pantai Miami, pada November 1974 silam dan sukses membuat rekan serta keluarga cemas. Menurut pengakuan saksi, John yang merupakan mata-mata dibunuholeh mafia.

Namun sebelum dugaan tersebut terbukti, John ditemukan pada malam Natal tahun 1974 di Australia. Rupanya ia sengaja kabur bersama sekretaris untuk memulai kehidupan baru sembari tetap mentransfer sejumlah uang ke rekening bank di Selandia Baru. Atas kejahatannya, ia dipenjara di Penjara Brixton.

John Darwin

Guru asal Inggris ini dilaporkan hilang usai mendayung kano kecil pada 21 maret 2002 di Seaton Carew, Hartlepool, Inggris. Upaya pencarian dilakukan, namun sosok John tak kunjung ditemukan. Sementara kano yang dipakainya ditemukan selang satu hari dirinya menghilang, tepatnya pada 22 Maret 2002.

Lalu pada 2003, ia diketahui kembali tinggal bersama Anne, istrinya. Berkat sertifikat kematian John yang sudah terbit, sang istri mendapat asuransi jiwa sebesar 25 ribu Poundsterling, setara dengan Rp 476 juta. Keduanya kemudian pindah ke luar negeri.

Dan aksinya baru ketahuan ketika visa John bermasalah di Panama. John pun kembali ke Inggris dan berdalih mengalami amnesia. Namun kebohongannya berhasil dibongkar polisi dan John harus membayarkan sejumlah denda akibat ‘kenakalan’nya tersebut.

David Friedland

Pada tahun 1985, Senator New Jersey, Amerika Serikat, David Friedland dilaporkan hilang secara misterius ketika menyelam di perairan antara Florida dan Bahama. Jasadnya tak pernah ditemukan. Pihak penyidik akhirnya berhasil membuktikan bahwa David masih hidup.

Ia ditemukan bahagia di Maldives dan bekerja di toko alat selam yang dibukanya di sana. Usut punya usut, David rupanya memilih kabur usai dituduh terlibat dalam aksi pemerasan dan penggelapan uang pensiun Teamsters. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, David harus mendekam di penjara.