Ahok Masih di Rutan Mako Brimob, Fahri Hamzah: Dia Akan Keluar dengan Mentalitas yang Lebih Ekstrem


    SURATKABAR.ID Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali memberikan pernyataan tajam terkait Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang saat ini ditahan di Rutan Mako Brimob. Fahri menilai jika Ahok semestinya dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (LP).

    Politisi asal Sumbawa tersebut lewat akun Twitter pribadinya, @Fahrihamzah, menyoroti keberadaan Ahok dengan menanggapi postingan foto dari seorang netizen. Di foto tersebut, ada Polwan yang berpose di depan kue untuk perayaan ulang tahun Ahok pada Jumat (29/6/2018).

    Fahri menilai jika Ahok dihukum secara tanggung. Ia bahkan mengkhawatirkan jika Ahok nanti keluar dari rutan Mako Brimob.

    “Jadilah Ahok seperti sebuah penyesalan. Dia dihukum secara tanggung, dan dimasyarakatkan secara tanggung. Hasilnya lihat aja nanti. Semuanya akan tanggung. Dia akan keluar dengan mentalitas yang lebih ekstrem. Inilah yang saya khawatirkan,” tulis Fahri di Twitter, Sabtu (30/6/2018).

    Baca Juga: Soal KPU Larang Mantan Napikor Jadi Caleg, Fahri Hamzah: Tidak Bisa, Haknya Sama

    “Kalau aku Kasian Ahok ya… Tujuan pemasyarakatan tak tercapai….tambah hancur dia…” cuit Fahri lagi.

    Fahri lantas membeberkan secara panjang lebar mengenai rutan yang saat ini ditempati Ahok.

    “Maka, setiap orang yang divonis bersalah oleh pengadilan, lalu dinyatakan incrach maka ia memulai tahapan “pemasyarakatan” melalui LP. Rezim penanganan-nya beri Dah dari judikatif ke eksekutif. Negara memiki sistem khusus untuk ini Ijinkan saya menutup perdebatan pribadi Ahok dengan menjelaskan konsep pemasyarakatan menurut UU. Sebab pemasyarakatan itu bukan penjara juga bukan Tahanan. Pemasyarakatan menurut UU itu lebih luas. Ia dimaksudkan untuk “mengembalikan ke masyarakat”,” terangnya.

    Ia menyarankan agar Ahok dipindah ke LP agar bisa bermasyarakat. “Maka, jika kita tidak mau salah. Maka kirim lah Ahok sekarang ke LP. Biarkan ia mengalami masa2 penting untuk kembali menjadi manusia merdeka dan bermasyarakat. Itu saja,” katanya.