Bahaya! Kecanduan Main Mobile Legends, Wanita Ini Kena Stroke dan Kisahnya Jadi Viral


SURATKABAR.IDGame ponsel Mobile Legends tentu sudah tak asing lagi di telinga para penyuka permainan. Namun yang menjadi viral adalah kisah seorang wanita yang harus terkena stroke karena kelamaan memainkan game tersebut. Seorang pengguna media sosial bernama Mhary Mundoc Idanan, demikian nama wanita tersebut, belakangan jadi viral di Facebook karena mengunggah kisah bagaimana dirinya terkena stroke.

Melansir laporan DetikHealth, Minggu (01/07/2018), menurut Mhary yang asal Filipina ini, ia kena stroke di usia relatif muda (23 tahun) akibat kecanduan bermain game ponsel Mobile Legends. Sehari-hari Mhary mengaku bisa bermain dari jam 10 malam sampai jam 6 pagi. Ini artinya disela kesibukan setiap hari hanya sedikit waktu untuk dirinya tidur dan pergi beristirahat.

Dalam unggahan yang sama Mhary juga menunjukkan foto dirinya sedang terbaring lemas di rumah sakit. Banyak warganet berkomentar mengingatkan agar orang-orang jangan lupa diri hanya karena bermain game, apalagi kalau sampai tidak makan dan istirahat.

Alhasil, postingan Mhary saat ini sudah dibagikan lebih dari puluhan ribu kali dengan puluhan ribu komentar.

“Lihat nih stroke karena main Mobile Legends,” komentar seorang netizen.

Baca juga: Narsis Abis! Ajarkan Selfie Hingga Endorse, Tiongkok Buka Sekolah Jadi Seleb Dunia Maya Profesional

Pendapat Peneliti

Apakah benar Mhary stroke karena bermain game tidak terkonfirmasi. Namun studi yang dilakukan oleh peneliti di University College London memang menemukan bahwa orang-orang bisa lebih berisiko terkena masalah kardiovaskular jika terlalu lama menghabiskan waktu di depan layar gawai.

When ML is life na nauwi sa pagkastroke ko T the ageof 23 stroke nako dba po napakabata kahit yung mga doctor na sumuri…

Posted by Mhary Mundoc Idanan on Wednesday, May 23, 2018

Menurut peneliti, saat seseorang lebih lama di depan layar televisi, komputer, atau ponsel maka tubuhnya akan kekurangan aktivitas fisik.

Studi lainnya yang disampaikan oleh dokter dari Mount Sinai Hospital, New York, juga mengungkapkan bahwa kurang tidur akan meningkatkan risiko stroke sampai 11 persen.

Sebelumnya, dalam unggahan wanita tersebut, terlihat potret dirinya yang sedang terbaring di rumah sakit. Tak hanya selang menempel di hidungnya, jarum infus juga tertancap di tangannya. Melihat rupa wajahnya, ia tampak tak berdaya terbaring di ranjang rumah sakit.

Mhary juga menjelaskan, seperti dikutip dari laporan Jabar.TribunNews.com, matanya berair karena terlalu lama menatap layar ponsel. Namun, itu tak dipedulikannya.

Pola hidup yang tidak teratur itulah membuat kesehatan Mhary semakin menurut hingga mengaku terkena stroke. Dalam foto unggahannya, Mhary diketahui dirawat di Rumah Sakit Quenzon City, Filipina.

When ML is life na nauwi sa pagkastroke ko T the ageof 23 stroke nako dba po napakabata kahit yung mga doctor na sumuri…

Posted by Mhary Mundoc Idanan on Wednesday, May 23, 2018

Berdasarkan informasi yang dilaporkan dalam Daily Mail, diketahui bahwa berada di depan smartphone atau komputer dalam waktu lama memang bisa menyebabkan gangguan sistem peredaran darah.

Itulah sebabnya Mhary melalui unggahannya ingin mengingatkan publik agar tak kecanduan game sehingga tidak perlu lagi terjadi tragedi seperti Mhary yang selanjutnya.

Diketahui, Mobile Legends merupakan permainan ponsel jenis Moba (mobile arena) besutan pengembang Moonton. Metode permainannya terdiri dari lima pemain melawan lima pemain lainnya dengan menggunakan dengan hero atau karakter yang telah dipilih.

Dalam satu kali pertandingan, game ini biasanya memakan waktu lima hingga 30 menit. Game Mobile Legends ini tak hanya populer di Filipina, tapi juga di Indonesia. Sehingga banyak pemain berlomba-lomba meraih kemenangan dan mendapat ranking tertinggi. Untuk para pemainnya sendiri usianya bervariasi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Saat bermain bersama, mereka menyebutnya dengan istilah mabar yang merupakan singkatan dari “main bareng.