Saat Para Pemenang Pilgub Siap Dukung Presiden Jokowi


SURATKABAR.ID – Usai Pilkada 2018 serentak yang dilaksanakan pada Rabu (27/06/2018), dinamika politik RI langsung beranjak menuju ke Pilpres 2019. Bahkan ada cagub (calon gubernur) yang sudah unggul di quick count kemudian lantas menyatakan dukungannya terhadap Joko Widodo untuk pesta demokrasi tahun 2019 nanti.

Seperti dikutip dari reportase Detik.com, Sabtu (30/06/2018), yang pertama adalah Khofifah Indar Parawansa. Cagub Jatim nomor urut 1 ini unggul di quick count sejumlah lembaga survei dan untuk sementara ini juga unggul di hasil hitung cepat KPU.

Sebelumnya, pada Pilpres 2014, Khofifah merupakan jubir Jokowi. Setelah unggul di sejumlah quick count, Khofifah sempat ditanya akankah dirinya kembali bersedia menjadi jubir Jokowi pada pilpres tahun depan? Khofifah kemudian menyatakan siap.

“Bu Khofifah, apakah Anda siap apabila kembali ditunjuk jadi jubir Pak Jokowi di Pilpres 2019,” tanya Najwa Shihab dalam acara ‘Mata Najwa’ yang ditayangkan langsung Trans7, Rabu (27/06/2018).

“Siap,” jawab Khofifah.

Baca juga: Ridwan Kamil Tak Khawatir Meski Kemenangannya Terancam

“Jadi Anda siap kembali memenangkan Pak Jokowi ya, Bu Khofifah, di Jawa Timur,” tanya Najwa lagi.

Mendapatkan pertanyaan kedua yang ini, Khofifah hanya tersenyum. Dia tidak memberikan jawaban sepatah kata pun.

“Tapi siap ya untuk menjadi jubir Pak Jokowi?” tanya Najwa.

“Siap. Jadi Mbak Nana (panggilan Najwa), saya insya Allah mengenal Pak Jokowi. Beliau memiliki komitmen yang luar biasa. Mengenai percepatan sektor-sektor yang dibutuhkan untuk dilanjutkan untuk memberikan hasil-hasil pembangunan,” tukas Khofifah.

Selanjutnya adalah cagub Jabar nomor urut 1, Ridwan Kamil yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Di quick count sejumlah lembaga survei, Ridwan Kamil mengungguli tiga pesaingnya. Hasil hitung cepat sementara versi KPU juga memperlihatkan hal yang sama.

Setelah menang quick count, Ridwan Kamil menyatakan siap mendukung pencapresan Joko Widodo pada 2019. Pernyataan itu disampaikan Ridwan Kamil dalam salah satu program yang ditayangkan Kompas TV, yang dipandu Aiman Witjaksono, Rabu (27/06/2018).

Awalnya Ridwan Kamil menjawab pertanyaan Aiman seputar isu dukungan cagub-cawagub Pilgub Jabar terhadap Jokowi untuk 2019.

“Ya saya kira logika sederhana ya, partai-partai pendukung sudah menyatakan deklarasi untuk pilpres. Partai-partai pendukung saya semua sudah, NasDem, Hanura, PPP, dan seterusnya. Tentulah arah dukungan dari kami, calon berdua ini tidak akan jauh berbeda fatsun kepada etika politik, kan begitu ya, etika politik seperti itu,” demikian Ridwan Kamil menjabarkan.

Ditegaskan oleh Ridwan Kamil, pihaknya akan mengikuti keputusan partai pengusungnya untuk Pilpres 2019. Dia lalu menyatakan tegas siap mendukung Jokowi pada 2019.

“Arahnya tentunya mendukung Pak Jokowi sesuai dengan aspirasi dari partai-partai yang menjadi pengusung saya dan Pak Uu,” ungkap Kang Emil, demikian panggilan akrabnya.

Ridwan Kamil lalu menceritakan kembali sikap politiknya pada 2014. Saat itu, Ridwan Kamil baru saja terpilih menjadi Wali Kota Bandung dengan kendaraan Gerindra-PKS.

“Dulu saya diusung oleh Gerindra-PKS. Saya adalah tim pemenangan Pak Prabowo di 2014. Karena etikanya mengatakan diusung oleh partai tersebut, maka mendukunglah apa yang menjadi kebijakan,” ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menegaskan akan mengikuti keputusan partai pengusungnya untuk Pilpres 2019. Dia lalu menyatakan tegas siap mendukung Jokowi pada 2019.