Lebaran Unik di Lombok, 3 Destinasi Ini Bisa Jadi Solusinya

SURATKABAR.IDMomen libur Lebaran masih tersisa beberapa hari lagi. Jika Anda mudik atau sedang liburan di pulau Lombok, ada beberapa tujuan wisata unik dan jarang dilakukan.

Lombok ternyata bukan hanya pantai dan pulau. Cobalah mengajak sanak saudara atau teman-teman lama untuk mengeksplor beberapa tempat berikut ini.

Makam raja-raja Selaparang

Berada di Desa Selaparang, Kecamatan Swela, Lombok Timur. Lokasinya tidak jauh dari Labuhan Lombok yang menghadap ke Selat Alas dan Poto Tano (Sumbawa). Tempat ini menjadi destinasi favorit orang-orang yang berlebaran di Lombok.

Ini adalah pemakaman para raja dinasti Selaparang dan beberapa tokoh legendaris sekitar abad ke-15. Termasuk juga sultan muslim berjuluk Raja Hilang Mimbar.

Sebutan itu disematkan karena hilang tanpa bekas setelah memimpin sembahyang dan melangkah ke belakang mimbar.

Baca juga: Malaysia Peringkat Pertama Destinasi Wisata Halal, Indonesia Peringkat Berapa?

Makam Loang Baloq

Berada di kelurahan Tanjung Karang, tak jauh dari Mataram. Inilah makam ulama penyebar Islam di Pulau Lombok, yang dikenal sebagai Tuan Guru Ghaos.

Konon, bila bepergian hendak mengajar para muridnya, ia memilih lewat laut dengan wahana transportasi berupa batu—karena itu terdapat daerah dekat Pantai Senggigi yang dikenal dengan nama Batu Layar—atau  punggung buaya.

Selain Lebaran, warga setempat melakukan ziarah ke sini saat akan menunaikan ibadah haji.

Rowah Lebaran Topat

Ini merupakan perayaan Lebaran Ketupat yang berlangsung di Kecamatan Batu Layar. Lokasi ini berseberangan dengan pura Hindu Batu Bolong.

Berlangsung satu minggu setelah Idul Fitri. Warga setempat yang beragama Muslim mengawali perhelatan ini dengan puasa sunnah enam hari.

Rangkaian acaranya adalah doa bersama, membasuh wajah anak-anak oleh pemuka agama, dilanjutkan orang tua, serta potong rambut bayi.

Penutupnya bersama-sama menikmati menu ketupat dengan ayam pedas dan sambal kelapa mentah.