Mahasiswa Arogan Penembak Pengendara Motor di Solo Sudah Ditangkap Polisi


SURATKABAR.ID – Seorang mahasiswa yang melakukan penembakan dengan senjata airsoft gun terhadap korban pengendara sepeda motor di Jalan Slamet Riyadi Kleco Laweyan Solo telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Kepolisian Polres Kota Surakarta berhasil membekuk pelaku yang sebelumnya telah melakukan penembakan terhadap korban pengendara sepeda motor sesama pengguna jalan. Ia tak hanya menodong tapi juga menembakkan senjatanya sebanyak empat kali ke pengendara motor.

Polisi juga berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata airsoft gun merk KWC dan kartu nomor registrasi senjata buatan Taiwan untuk disita. Demikian seperti dikutip dari laporan BeritaSatu.com, Minggu (27/05/2018).

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pelaku seorang mahasiswa, Peta Ocky diamankan di rumahnya Pajang Solo, pada Sabtu siang dan kini masih diperiksa oleh petugas di Mapolresta Surakarta.

Menurut Kapolres pihaknya mengamankan pelaku karena ada laporan kejadian penembakan dari masyarakat, dan juga menjadi viral di media sosial. Kejadiannya di kawasan Kleco Solo tepatnya di Jalan Slamet Riyadi, pada Jumat (26/05/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kronologi Insiden

Penembakan berawal dari senggolan mobil Pajero Nopol Ad 7157 AH yang dikendarai Ocky dengan pengendara sepeda motor (korban) saat melintas di lampu merah Kleco Jalan Slamet Riyadi. Korban kemudian menggedor mobil pelaku.

Baca juga: SBY: Saya Amat Mengerti Jika Harga BBM Dinaikkan

Pelaku yang emosi kemudian membuka kaca mobil mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban. Dia kemudian mengeluarkan senjata airsoft gun yang ditodongkan ke pengendara. Pelaku mengeluarkan tembakan empat kali, dan dua kali mengenai sepeda motornya, satu kali lepas, sedangkan yang satu kalinya mengenai punggung korban.

Bahkan, kejadian penembakan tersebut ada yang merekam dengan video dari belakang, dan menjadi viral di medsos, demikian dikutip dari Antara.com.

“Kami setelah mendapat laporan dan melihat videonya langsung melakukan pengamanan kepada pelaku di rumahnya,” ujar Kapolres.

Kapolres menandaskan, pihaknya memproses hukum pelaku penembakan tersebut agar menjadi pembelajaran bagi warga masyarakat Solo untuk menghindari sifat arogan dan emosi, apalagi sekarang sedang bulan Ramadhan.

“Solo ini, kota yang aman, nyaman, damai dan tenang. Mari kita jaga bersama kedamaian dan ketenangan di Kota Solo ini,” ungkap Kapolres.

Selain itu, polisi juga berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata airsoft gun merk KWC dan kartu nomor registrasi senjata buatan Taiwan untuk disita. Atas perbuatan pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP, tentang Penganiayaan, ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

“Saya menyesal dan menodongkan senjata airsoft gun ke korban karena emosi,” aku pelaku saat diperiksa oleh petugas di Mapolresta Surakarta.

Berikut liputan selengkapnya seperti dikutip dari laporan Kompas.tv: