Sentilan JK untuk Kepolisian Terkait Kericuhan di Mako Brimob


SURATKABAR.ID Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan sentilan kepada pihak kepolisian terkait kericuhan di Rumah Tahanan cabang Salemba di Markas Komando atau Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5/2018).

Seperti diwartakan jawapos.com, JK meminta peristiwa di Kelapa Dua dijadikan momen untuk evaluasi keamanan tahanan napi terorisme.

Peristiwa itu cukup disayangkan, pasalnya pada bulan November tahun lalu terjadi kerusuhan yang hampir serupa di blok yang sama.

Meski demikian, JK merasa yakin polisi bisa menyelesaiakn perkara tersebut. Karena, di situ adalah markas dari markas pasukan khusus polisi. “Di situ tempatnya pasukan khusus. Gegana, Brimob, kan pasukan khusus,” katanya.

Baca Juga: Setelah Beredar Video Dirinya Singgung TNI, Begini Nasib Kapolres Karawang

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto kemarin memanggil sejumlah pejabat tinggi untuk membahas tragedi Mako Brimob tersebut. Pejabat yang dipanggil diantaranya Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius, serta Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto.

Sementara itu, ertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan jika insiden berdarah tersebut merupakan pelajaran bagi kepolisian. “Itu pelajaran bagi polisi walaupun pahit,” kata Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jumat (11/5/2018), dikutip dari tempo.co

Baca Juga: TNI AD Kembali Juarai Lomba Tembak AASAM 2018 di Australia

Ryamizard juga mengingatkan agar tragedi yang menewaskan lima anggota polisi tersebut menjadi pelajaran juga bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia berharap tidak ada kejadian yang sama terulang.

“Jangan sampai yang kedua kalinya sama TNI dengan polisi,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden mengerikan yang terjadi di Mako Brimob tersebut telah menelan lima korban jiwa dari pihak kepolisian. Lima personel kepolisian yang tewas adalah Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli Idensos, Iptu Luar Biasa Anumerta Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, dan Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho. Kelimanya mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler

Loading...

Berita sebelumyaDari Jarak Sangat Dekat, Seorang Pendaki Rekam Detik-Detik Meletusnya Gunung Merapi
Berita berikutnyaTerungkap! Belum Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Tips Baca Pesan WhatsApp Tanpa Terlihat