Wanita Hamil Meninggal Karena Serangan Jantung, Esoknya Terdengar Erangan di Kuburan. Ternyata…


SURATKABAR.ID – Seorang wanita muda (16) yang tengah hamil dengan usia kandungan baru 3 bulan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri. Dan oleh dokter, calon ibu tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia akibat serangan jantung.

Awalnya, dilansir laman Tribunnews.com dari Goodtimes.my, wanita asal Honduras yang diketahui bernama Neysi Perez ini mendengar suara tembakan. Hal tersebut menyebabkan dirinya mendapatkan serangan panik hingga tak sadarkan diri.

Meski dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Perez tak dapat diselamatkan. Dinyatakan meninggal, wanita muda tersebut dimakamkan dengan balutan gaun pengantinnya. Namun ada kejadian aneh yang dialami sang suami usai pemakaman istrinya.

Suami Perez, Rudy Gonzales, mendatangi kuburan sang istri sehari setelah hari pemakaman. Dan saat itulah ia merasakan ada kejanggalan. Terdengar suara terengah-engah yang keluar dari dalam kuburan wanita malang yang tengah mengandung tersebut.

Kejanggalan tersebut ia rasakan ketika meletakkan tangan di kuburan sang istri. “Saat meletakkan tangan saya di atas kuburan, saya merasakan suara dari dalam. Dia berteriak minta tolong,” tutur Rudy, seperti yang dikutip dari laman Tribunnews.com, Senin (16/4/2018).

Baca Juga: Asyik Indehoi di Dalam Masjid, Pasangan Ini Tak Sadar Aksinya Terekam CCTV. Simak Videonya!

Mengetahui ada sesuatu yang aneh, Rudy pun bergegas memberitahukan keluarga dan sesegera mungkin membongkar makam Perez. Begitu peti mati dikeluarkan dari kuburan, terlihat pemandangan mengerikan. Kaca peti mati Perez sudah hancur lebur.

Tak hanya itu saja. Pihak keluarga mendapati tangan jenazah Perez mengalami luka memar. Melihat hal tersebut, keluarga sontak melarikan Perez ke rumah sakit untuk mendapatkan bantuan. Namun sayang, setelah melalui beberapa kali percobaan untuk menyadarkannya, Perez kembali dinyatakan meninggal.

“Setelah kami membawanya keluar dari makam, saya meletakkan tangan saya di tubuhnya. Dia masih hangat, dan saya merasakan detak jantung yang lemah,” jelas Carolina Perez menggambarkan kondisi tubuh Perez ketika dikeluarkan dari kuburan.

Ibunda Perez menduga bahwa putrinya telah dikubur hidup-hidup. Dan ia pun menyalahkan pernyataan dokter yang mengumumkan anaknya telah meninggal. Menurutnya, seharusnya pihak rumah sakit tidak terlalu cepat menyatakan pasien telah mati tanpa pemeriksaan lanjutan.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler

Loading...

Berita sebelumyaKeren! Ciptakan Kebahagiaan dengan 8 Cara Sederhana, Nomor 3 yang Paling Enteng
Berita berikutnyaSindir Amien Rais Soal ‘Partai Setan’, Ketua DPP Hanura: Hanya Tingkah Laku Politikus Comberan